Sistem ganjil genap, ratusan pengendara dari Bekasi dipaksa putar balik
Merdeka.com - Ratusan mobil terpaksa dihalau ketika hendak masuk ke Tol Jakarta-Cikampek mengarah ke Jakarta di Gerbang Tol Bekasi Barat 1. Pasalnya, pelat nomor kendaraan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku hari ini.
Mulai hari ini, Senin (12/3), diberlakukan sistem ganjil genap di tol Jakarta-Cikampek. Sistem ini berlaku mulai pintu tol Bekasi, hanya menuju Jakarta.
Pemilik kendaraan nomor polisi ganjil (nomor paling belakang) tak boleh lewat ditanggal genap. Begitu pula sebaliknya.
"Hari ini jadwalnya pelat genap, jadi yang pelatnya ganjil tidak diperbolehkan masuk," kata Deputi GM Traffic Management Jasa Marga Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih di depan GT Bekasi Barat, Senin (12/3).
Menurut Cece, hanya sekitar 1,5 jam mulai pukul 06.00 WIB, sudah ada sekitar 111 mobil dihalau agar tidak masuk ke tol menuju ke Jakarta melalui GT Bekasi Barat 1. Jumlah yang dihalau itu belum lagi di GT Bekasi Timur maupun GT Bekasi Barat 2.
"Kami bersama dengan petugas gabungan akan terus menghalau kendaraan dengan menyiapkan putaran sebelum masuk tol," kata Cece.
Seorang pengguna jalan mengaku tidak tahu bahwa ada kebijakan ganjil genap di jalan tol Jakarta-Cikampek mengarah ke Jakarta di GT Bekasi Barat. Karena itu, hari ini pengguna mobil Toyota Yarris tersebut hendak masuk ke dalam tol.
"Tidak tahu kalau ada kebijakan ganjil genap, ini mau nyari jalur alternatif," kata pengemudi mobil yang membawa satu orang penumpang.
Pun demikian dengan sopir truk Boks. Dia dihalau agar tidak masuk ke dalam tol karena pelat nomornya ganjil. Sopir truk tampak kebingungan ketika dicegat oleh petugas kepolisian dan dinas perhubungan di depan GT Bekasi Barat. Namun, setelah mendapatkan penjelasan sopir truk boks mematuhinya, dan masuk ke dalam tol.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya