Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sindir mekanisme sensor, Deddy Mizwar plesetkan kepanjangan KPI

Sindir mekanisme sensor, Deddy Mizwar plesetkan kepanjangan KPI Deddy Mizwar. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pada tayangan ulang acara final Pemilihan Puteri Indonesia 2016 di salah satu televisi swasta, kebaya dikenakan para finalis sengaja ditutupi oleh efek blur. Hal itu pun menjadi ramai diperbincangkan di media sosial.

Sebab, pakaian tersebut dinilai normal dan tidak seronok. Terlebih kebaya merupakan pakaian khas Indonesia. Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menyindir Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) soal sensor tersebut.

"Jangan-jangan KPI itu sekarang jadi Komisi Pembluran Indonesia lagi. Tiba-tiba orang yang pakai kebaya diblur juga," kata Deddy Mizwar saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), di Bandung, Kamis (25/2), dikutip Antara.

Pernyataan Deddy Mizwar tersebut langsung disambut gelak tawa para anggota hadir pada rakor tersebut. Menurut Dedi, kebaya merupakan ciri khas busana bangsa Indonesia, sehingga langkah itu seolah menutupi budaya tanah air.

"Apakah kita harus menghapuskan kebaya dalam dandanan yang menjadi salah satu ciri busana Indonesia? Dan kalau saya pemilik film ini bisa gugat. Begitu banyak yang harus kita antisipasi," ujar Deddy.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP