Sindir Jokowi, mahasiswa UGM rayakan ulang tahun ke 18 karhutla
Merdeka.com - Puluhan mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM yang tergabung dalam Aliansi Hijau menggelar pesta ulang tahun pembakaran hutan ke 18 tahun di Indonesia. Laiknya sebuah pesta ulang tahun, para mahasiswa membawa balon, mengenakan topi kerucut, membentangkan spanduk dan membawa kue ulang tahun serta menyanyikan lagu selamat ulang tahun yang dipopulerkan band Jamrud di Tugu Yogyakarta.
Jaringan Eksternal Aliansi Hijau, Maulia Hikmah menjelaskan aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati hari hutan yang jatuh pada tanggal 21 Maret. Mereka membuat tokoh Asapina dan Asep sebagai wujud dari pembakaran yang melanda Indonesia setiap tahun.
"Sudah 18 tahun kebakaran hutan selalu terjadi. Akan kah ini terus berlangsung sampai anak cucu kita? Kebakaran yang terjadi di Kalimantan dan Sumatra adalah masalah nasional, dan urgent untuk segera di selesaikan," kata Maulia disela aksi, Senin (21/3).
Mereka pun mempertanyakan janji Jokowi yang akan menurunkan emisi karbon sebesar 29 persen dalam pidatonya di Conference of Parties 21 di Paris akhir tahun 2015. Mahasiswa pun meragukan target tersebut bisa tercapai karena pemerintah belum menunjukkan upaya yang signifikan. Melihat kondisi ini, mahasiswa pun terlihat menyindir Presiden dengan memotong kue ulang tahun.
"Kita belum melihat pemerintah memiliki komitmen, karena itu kami mengingatkan pemerintah, Presiden Jokowi untuk menepati janjinya," tegas Maulia.
Mereka juga menuntut Jokowi bisa menjamin pada tahun 2016 tidak akan terjadi pembakaran hutan seperti tahun 2015. Selain itu pelaku pembakaran hutan juga harus ditindak tegas dengan hukuman seberat-beratnya.
"Hukum semua perusahaan yang melakukan pembakaran hutan, jangan ada keringanan hukuman. Sudah saatnya pemerintah tegas," tandasnya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya