Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sidang terorisme, TPM sebut tuntutan jaksa ke Helmi mengada-ada

Sidang terorisme, TPM sebut tuntutan jaksa ke Helmi mengada-ada Sidang teroris. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Tim Pengacara Muslim selaku kuasa hukum Helmi Awaludin akan membantah tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Suroyo dalam persidangan tindak pidana terorisme hari ini. Menurutnya, banyak hal dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang mengada-ada.

Salah satu contohnya adalah soal uang Rp 15 juta disebut Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan hari ini adalah milik Helmi. Padahal, dalam persidangan sebelumnya, Helmi menyatakan uang tersebut bukanlah miliknya.

"Kami akan melakukan pembelaan, karena tadi (tuntutan) disebutkan uang Rp 15 juta, itu enggak ada di persidangan, sama transfer-transfer itu enggak ada justru dia dapat itu dari istrinya Zam Zam," ujar Abi Sambas usai persidangan tindak pidana terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (3/2).

Helmi sebelumnya pernah berangkat ke Suriah bersama 17 orang lainnya termasuk di dalamnya Abu Jandal. Abu Jandal yang mengajaknya untuk bergabung demi misi kemanusiaan.

Abu Jandal memberikannya uang dan menyuruhnya untuk membelikan tiket untuk 16 orang. Uang sisanya lebih dari Rp 100 juta kemudian untuk membayar tiket dirinya dan satu orang lainnya serta sisanya dihibahkan ke pondok yang diurusnya di Malang.

Perkenalan awal Helmi dengan Abu Jandal berawal dari diusirnya Abu Jandal dari Bumi Ayu. Kemudian karena kasihan Helmi menyuruhnya untuk tinggal di pondok Abu Bakar As Sidiq yang diurusnya dengan imbalan mengajarkan anak-anak mengaji.

Di Suriah, Helmi hanya menetap selama empat hari dan dihabiskan dengan terbaring karena sakit. Dalam persidangan sebelumnya Helmi Alamudin menceritakan awal dia tergugah untuk ikut misi kemanusiaan.

"Diputar video orang yang pernah ke Suriah. Korban perang blokade 390 hari air mati. Anak kecil dan bayi dibolehkan minum air susu anjing dan makan daging anjing. Dana untuk korban perang di Suriah. Penggalangan dana di masjid-masjid. Kemudian saya membantu," ujar Helmi di PN Jakbar, Selasa (26/1).

Namun, dia menyesali telah ikut pergi ke Suriah degan Abu Jandal. "Alhamdullilah saya punya kesempatan untuk menerangkan," ujar Helmi.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP