Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siap sumpah pocong, Marzuki Alie dinilai klenik

Siap sumpah pocong, Marzuki Alie dinilai klenik Marzuki Alie. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi III Nasir Djamil mengkritisi pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie soal kesediaannya dilaknat tujuh turunan dan disumpah pocong terkait tudingan menerima suap Rp 300 M. Menurut Nasir pernyataan Marzuki berbau klenik.

"Sumpah pocong itu tidak konstitusional dan cenderung klenik. Saya memahami suasana batin Pak Marzuki, tapi sebagai ketua DPR, sebaiknya menghindari kata-kata yang cenderung klenik," kata Nasir kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, (19/6).

Politisi PKS ini mengatakan, jika memang Marzuki Alie tidak menerima suap sebaiknya bersikap santai, tidak perlu mengumbar pernyataan berbau klenik.

"Serahkan saja semuanya kepada bukti dan fakta di persidangan. Karenanya Komisi III berharap agar tidak ada manipulasi dan politisasi bukti dan fakta dalam persidangan Wa Ode," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPR Marzuki Alie membantah tudingan Wao Ode Nurhayati, terdakwa penerimaan suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID), soal fee Rp 300 miliar dari proyek itu. Marzuki rela melakukan sumpah pocong dan dilaknat tujuh turunan jika menerima fee seperti yang dituduhkan Wa Ode itu.

"Saya bersedia bersumpah atas nama Allah bahwa saya akan dilaknat tujuh turunan. Kalau memang sumpah pocong diperlukan agar suasana sakral terbangun, di depan para ulama Indonesia, saya pun bersedia. Menggunakan teknologi seperti lie detector saya pun bersedia," kata Marzuki.

Marzuki mengaku bersedia melakukan hal itu agar bangsa Indonesia tidak terus disibukkan fitnah. Padahal, masih banyak harus dikerjakan demi kesejahteraan rakyat. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP