Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Setya Novanto serang balik Sudirman Said, sakit hati lapor polisi

Setya Novanto serang balik Sudirman Said, sakit hati lapor polisi Sidang kode etik Setya Novanto. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kasus 'Papa Minta Saham' terus menjadi sorotan publik. Kian hari, perjalanan kasus itu semakin menarik.

Mulai dari persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, turut campurnya Kejaksaan Agung menangani kasus itu, hingga amukan Presiden Joko Widodo namanya dicatut. Semua peristiwa itu membuat kasus tersebut menjadi semakin menarik untuk diikuti.

Seperti diketahui, kasus itu berawal dari laporan Menteri ESDM Sudirman Said kepada MKD soal dugaan pencatutan nama Presiden Jokowi, Wapres JK dan Menko Polhukam Luhut Panjaitan, dalam rekaman pembicaraan yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto, Presir PT Maroef Sjamsoeddin dan pengusaha Riza Chalid.

Dalam rekaman itu, nama Jokowi, JK dan Luhut disebut-sebut untuk meminta saham Freeport. MKD sendiri telah menggelar sidang beberapa kali. Mulai dari Sudirman Said, Maroef Sjamsoeddin hingga Setya Novanto sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Tinggal Riza Chalid yang belum.

Namun, berbeda dengan sidang Sudirman Said dan Maroef Sjamsoeddin yang digelar secara terbuka, sidang Setya Novanto justru digelar tertutup. Dalam sidang itu Setnov memberikan pembelaannya. Salah satunya adalah soal keabsahan rekaman pembicaraan yang disebutnya ilegal. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP