Setubuhi pacar sampai hamil, buruh bangunan dilaporkan ke polisi
Merdeka.com - Entah merasa hubungannya ditolak oleh orangtua pacarnya, Putu A (24) nekat mengajak kekasihnya yang masih duduk di bangku SMP untuk kawin lari. Apalagi, Putu DS (14), kekasihnya, sudah berbadan dua.
Gara-gara ulahnya tersebut, orangtua Putu DS (14) langsung melaporkannya ke polisi. Hal itu diketahui ibu korban setelah secara tidak sengaja menemukan surat yang dikirimkan pelaku dalam saku rok putrinya.
Selain menemukan surat ajakan kawin lari, ibu korban juga menemukan foto kemesraan pelaku dan korban di ponsel. Rasa curiganya semakin besar setelah melihat pelaku sering menjemput korban ke rumahnya. Ibu korban lantas mengundang buruh bangunan dari Batuagung, Jembrana ke rumahnya dan melaporkannya ke Polres Jembrana.
Dari keterangan korban dan pelaku, keduanya kerap melakukan hubungan suami istri di rumah Putu A berkali-kali setiap pekan. Mereka berpacaran sejak Mei 2014 lalu.
Meski dijebloskan ke ruang tahanan, pelaku menyatakan akan bertanggungjawab atas perbuatannya. Namun, ditolak orangtua korban.
"Namun dari pihak keluarga pacar saya ngotot melapor. Bahkan ibunya sudah beberapa kali berusaha menggugurkan kandungan pacar saya tapi sepertinya tidak berhasil. Saya berharap kasus ini dicabut karena saya siap menikahi," kata Putu A.
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra saat dikonfirmasi Sabtu (21/11) membenarkan kasus tersebut. Kini pelaku diamankan di Polres Jembrana dan dijerat pasal 81 UU 35 tahun 2014 (UU Pelrindungan anak) yo pasal 64 KUHP karena dilakukan berulangkali.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya