Setiap hari 50 orang meregang nyawa gara-gara narkoba
Merdeka.com - Kasus penyalahgunaan narkoba semakin memprihatinkan. Sekitar 4,2 juta orang ketergantungan narkoba saat ini menjalani proses rehabilitasi di balai rehab se-Indonesia. Rata-rata 50 orang di antaranya setiap hari meninggal karena narkoba.
"Itu angka secara nasional. Kalau dikalkulasi dalam setahun, ada 18 ribu jiwa meninggal karena narkoba. Selain 4,2 juta pengguna narkoba direhab, ada juga 1,2 juta pengguna yang tidak bisa direhabilitasi," kata Kepala BNN Provinsi Kalimantan Timur Brigjen Pol Raja Haryono, kepada merdeka.com, Kamis (11/7).
Data nasional itu diungkap memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati 12 Juli 2018 besok. Di Indonesia, peringatan HANI dipusatkan di Balai Rehab Ketergantungan Narkotika di Lido, Bogor, Jawa Barat.
Presiden Joko Widodo rencananya hadir di acara itu. Sedangkan di daerah, juga diperingati di tiap balai rehabilitasi ketergantungan narkotika. Tidak terkecuali, Balai Rehabilitasi Narkotika di Tanah Merah, Samarinda, Kalimantan Timur. Presiden Jokowi dijadwalkan juga melakukan teleconference dengan seluruh Balai Rehabilitasi Ketergantungan Narkotika.
Dijelaskan Haryono, HANI merupakan bentuk keprihatinan dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika, yang tentunya berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan sosial ekonomi, hingga keamanan dan perdamaian dunia.
"Situasi yang sangat mengkhawatirkan ini menjadi masalah dunia yang sangat mendesak, untuk segera diatasi bersama-sama," tegas Haryono.
"Sebagai bentuk tanggap darurat narkoba, BNNP Kaltim sedang dan terus menjalankan program-program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap narkotika (P4GN)," terang Haryono.
Sementara, Kepala Humas BNN Provinsi Kalimantan Timur Haryoto menambahkan, di Balai Rehabilitasi Tanah Merah di Samarinda, ada sekitar 100 orang saat ini menjalani proses rehab.
"Bukan cuma dari Samarinda, ada juga dari kabupaten dan kota lain di Kaltim yang sedang menjalani rehab ketergantungan narkotika," kata Haryoto.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya