Setelah tikam dosennya, Roy lari sambil bawa martil
Merdeka.com - Polisi menggelar prarekonstruksi pembunuhan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Hj Nur'Ain Lubis, di Mapolresta Medan, Selasa (10/5). Tersangka Roymardo Sah Siregar alias Roy (21) memerankan beberapa adegan jelang reka ulang itu.
"Prarekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas kasus pembunuhan dosen UMSU, agar dapat dilimpahkan ke JPU Kejari Medan untuk segera disidangkan," kata Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono.
Prarekonstruksi digelar di lantai 2 Gedung Satreskrim Polresta Medan. Tidak kurang dari 29 adegan dilakoni Roy. Dimulai saat dia membawa pisau dan martil serta topi dari jok sepeda motornya.
Dalam prarekonstruksi itu, Roy juga memperagakan adegan saat menunggu Nur'Ain di depan kamar mandi. Saat korban keluar, dia langsung menikam lehernya.
Nur'Ain yang diperankan petugas diperagakan sempat melakukan perlawanan dengan menangkis serangan. Namun Roy terus menikamnya hingga tak berdaya.
Pada adegan terakhir, Roy meninggalkan tubuh Nur'Ain di kamar mandi. Mahasiswa semester VI FKIP UMSU ini berlari keluar kamar mandi sambil memegang martil di tangan kanannya.
Dalam kasus ini, Roy dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 subsider Pasal 351 ayat (3) KUHPidana. Dia disangka telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Nur'Ain di kamar mandi FKIP UMSU, Jalan Muchtar Basri, Medan, Senin (2/5) sore. Mantan dekan FKIP UMSU itu meninggal meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Berdasarkan pemeriksaan, Roy mengaku membunuh karena sakit hati. Dia kerap dimarahi sang dosen dan diancam diberi nilai jelek.
"Saat kami periksa pelaku mengaku menyesali perbuatannya," tutup Aldi.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya