Setelah terendam banjir, di Jalan Pantura kini banyak lubang
Merdeka.com - Banjir yang menerjang Pantura khususnya di Kabupaten Subang sudah mulai surut. Genangan air sudah tak terlihat di beberapa titik. Hanya saja akses jalan yang menghubungkan Jakarta menuju Jateng, itu kini nampak rusak setelah banjir.
Pantauan merdeka.com, jalan nasional dari kedua arah ini terlihat mengelupas dan bolong-bolong luas beragam. Kondisi itu jelas membahayakan bagi pengendara, tentunya bagi yang tidak berhati-hati.
Ncim (36), tukang ojek yang biasa mangkal di Kecamatan Pamanukan, meminta pemerintah untuk segera memperhatikan jalan tersebut. Sebab tak sedikit kendaraan, baik roda dua dan empat melintas setiap hari.
"Kalau rusak begini bahaya, mobil di sini kebut-kebutan jalannya," ujarnya kepada merdeka.com. Dia pun mengaku tak berani memacu kendaraan di atas 50 km/jam. "Kalau ngebut sedikit suka kaget, tiba-tiba ada lubang saja, kan bahaya."
Topik pilihan: Jalan Rusak | Jalur Pantura
Rabu (22/1) siang, kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon tak lagi terlihat antrean. Kendaraan yang didominasi truk ini sekarang bisa melaju dengan normal.
Namun sebaliknya, kendaraan mengarah ke Jakarta sedikit tersendat, karena ada akses jalan di Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, sejak ambles kemarin sampai sekarang belum diperbaiki.
Dinas Bina Marga langsung memperbaiki jalan utama tersebut, meski hampir menutupi setengah badan jalan. Polisi yang berada di lokasi dikerahkan untuk mengatur lalu lintas.
(mdk/mtf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya