Setelah pimpinan KPK, giliran Ketua DPR konsultasi ke Jokowi
Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin yang didampingi Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, Wakil Ketua Baleg, Firman Soebagyo, Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto tiba di Istana Kepresidenan. Akom sapaan akrab Ade Komarudin mengatakan agenda pertemuan dengan Presiden Joko Widodo kali ini terkait rapat konsultasi masalah-masalah legislatif.
"Agendanya membahas agenda legislatif, menyangkut banyak hal, kita evaluasi perkembangannya sampai di mana," ujar Akom di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (22/2).
Akom enggan berkomentar lebih jauh saat ditanya salah satu pembahasan penting soal Revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya pertemuan antara DPR dengan presiden bukan hal baru.
"Rapat konsultasi sudah biasa," tambah Akom.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan menyampaikan pertimbangannya terkait revisi Undang-undang KPK. Dia mengaku akan menyampaikan secara resmi setelah bertemu dengan pimpinan DPR siang ini.
"Nanti saya sampaikan setelah ketemu dengan pimpinan DPR. Ketemu pimpinan KPK sudah, nanti ketemu dewan lagi," kata Jokowi.
Diketahui, pertemuan yang digelar pada siang hari ini akan membahas tentang revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto juga mengatakan dalam rapat konsultasi ini, pimpinan DPR juga akan menyampaikan sikap pimpinan KPK yang mengancam mundur dari jabatannya bila revisi UU KPK tetap dilanjutkan pembahasannya.
"Inilah juga yang harus kita sampaikan kepada pemerintah," kata Agus di Kompleks Parlemen Senayan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya