Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Setelah Monas, Sabar Gorky ingin memanjat Petronas di Malaysia

Setelah Monas, Sabar Gorky ingin memanjat Petronas di Malaysia Sabar Gorky. ©2013 Merdeka.com/Sukma Alam

Merdeka.com - Pendaki tuna daksa Sabar Gorky, ingin menunjukkan penyandang difabel masih bisa berbuat sesuatu demi nama bangsa dan negara. Sabar pun berniat mendaki tugu Monas sebagai simbol perjuangan melawan diskriminasi.

"Mensosialisasikan kaum difabel yah, terutama akses jalan agar dapat direalisasi kenyamanannya," ujar Sabar di Monas, Jakarta, Pusat, Minggu, (8/13).

Sabar menjelaskan, selama ini para penyandang difabel tidak mendapat fasilitas yang layak. Akses jalan belum terpenuhi, begitu juga dengan transportasi massal. Bahkan beli tiket kereta api pun harus mengantre berlama-lama.

"Sarana dan prasarana untuk kaum difabel saya kira belum terpenuhi, karena dari akses jalan sendiri mudah-mudahan nanti Pak Jokowi segera merealisasikan untuk kaum difabel agar mempermudah perjalanan temen-temen difabel," katanya.

Sabar juga menuturkan setelah dia berhasil mendaki Monas, target selanjutnya memanjat menara Petronas di Malaysia.

"Kalo rencana sih dari sesudah dari Monas, ke petronas yah, ingin mendaki lagi. Saya ingin bermain dengan aman. Mudah-mudahan tahun depan," katanya.

Sabar Gorky yang hanya memiliki satu kaki ini pernah mencapai Puncak Gunung Elbrus di Rusia. Sabar pun berencana mendaki Gunung Kilimanjaro di Tanzania.

Laporan: Sukma Alam (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP