Setelah di Bekasi, Klaster Resepsi Pernikahan Muncul di Cibinong
Merdeka.com - Klaster Covid-19 pernikahan kembali muncul. Setelah di Bekasi, kini penularan virus corona akibat resepsi pernikahan muncul di dua desa Kecamatan Cibinong, Cianjur, Jawa Barat.
Total 35 orang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan tes cepat antigen. Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur, dr Yusman Faisal di Cianjur Selasa, mengatakan terpaparnya puluhan warga dari kedua desa, Padasuka dan Cimaskara itu, berawal dari hajatan pernikahan yang digelar seorang warga.
"Banyaknya tamu undangan yang datang, membuat gugus tugas dari puskesmas setempat melakukan tes cepat dan usap antigen di lokasi hajatan terhadap 50 orang tamu undangan dan didapati hasil 35 orang positif Covid-19," katanya, seperti dikutip Antara, Selasa (8/6).
Sehingga gugus tugas melakukan pembatasan terhadap aktifitas warga dari kedua desa tersebut, sebagai upaya antisipasi terjadinya penyebaran serta melakukan penelusuran. Dimana ditemukan 7 orang yang positif dalam klaster tersebut, merupakan pemudik.
Seluruh warga yang dinyatakan positif langsung dilakukan isolasi mandiri, di bawah pengawasan tim gugus tugas setempat karena tidak ada yang disertai dengan penyakit. Seluruh kegiatan dan aktifitas warga dihentikan untuk memutus rantai penyebaran.
"Karantina mandiri diberlakukan terhadap aktifitas warga dua desa, sebagai upaya memutus rantai penyebaran. Petugas masih melakukan penelusuran agar tidak ada lagi warga yang terpapar di kedua desa tersebut, mereka yang terpapar menjalani isolasi selama 14 hari," katanya.
Camat Cibinong, Aceng Holil, mengatakan selama ini, pihaknya menggencarkan sosialisasi ke warga untuk tetap menerapkan prokes secara ketat dan melaporkan setiap warga yang baru pulang atau mudik dari luar kota dan melakukan isolasi selama lima hari.
"Kami juga mengimbau warga yang hendak menggelar hajatan pernikahan atau khitanan, tidak sampai menimbulkan kerumunan dengan membatasi tamu yang datang. Namun klaster pernikahan yang ditemukan banyak dihadiri tamu undangan, sehingga langsung dilakukan tes cepat dan usap," katanya.
Tes cepat dan usap antigen dilakukan petugas dari Puskesmas Cibinong, dimana ditemukan 35 orang tamu undangan positif Covid-19, 28 orang warga Desa Padasuka dan 7 orang lainnya merupakan warga Desa Cimaskara yang juga pemudik, sehingga langsung dilakukan karantina dua desa.
Klaster Pernikahan di Bekasi
Anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Ajun Komisaris Edy Suprayitno mengatakan penambahan orang yang terkonfirmasi positif virus corona itu diketahui setelah pihaknya melakukan tes usap antigen yang dilanjutkan dengan tes PCR di perumahan tersebut.
"Total hari ini ada 120 warga perumahan ini yang menjalani pemeriksaan dan hasilnya bertambah lagi sembilan orang yang positif Covid-19," katanya di Cikarang, seperti dikutip Antara, Selasa (8/6).
Kapolsek Tarumajaya itu mengatakan warga yang terkonfirmasi positif hari ini telah dibawa menuju tempat isolasi terpusat di Hotel Ibis Cikarang dengan menggunakan dua kendaraan ambulans.
"Semua kita bawa ke Hotel Ibis Cikarang, hanya satu yang dibawa ke Rumah Sakit Ananda Babelan," ucapnya.
Di lokasi isolasi terpusat Hotel Ibis Cikarang, kata dia, para warga yang positif corona itu akan menjalani isolasi serta pemeriksaan lebih lanjut.
Edy mengungkapkan penambahan jumlah warga terpapar virus corona pada klaster pernikahan ini disumbang oleh dua keluarga. Satu keluarga di antaranya merupakan kerabat dari warga yang menggelar acara resepsi itu.
"Sedangkan satu keluarga lagi itu posisi rumahnya dekat dengan warga yang menggelar acara resepsi pernikahan itu," katanya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya