Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Setelah daging, polisi temukan tulang belulang manusia di parit

Setelah daging, polisi temukan tulang belulang manusia di parit Penemuan tulang belulang di parit Semarang. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasca ditemukannya potongan tubuh manusia di parit penampungan air di Desa Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, polisi pun melakukan penyisiran parit guna mencari adanya dugaan potongan tubuh lainnya. Benar saja, belum lama menyisir parit, polisi pun menemukan potongan tulang belulang yang berserakan di sekitar saluran air tersebut.

Dari pantauan merdeka.com di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan tulang belulang ini terjadi setelah parit penampungan air dari Kali Babon dikuras oleh beberapa petugas kepolisian dari Unit Olah TKP Polrestabes Semarang, petugas polisi Polsek Genuk Kota Semarang, Jawa Tengah.

Penyisiran dan pencarian yang berlangsung sampai sekarang ini langsung dipimpin oleh Kapolsek Genuk AKP Ifan Taufik dan Unit Olah Tempat Kejadian Perkara (OTKP) Polrestabes Semarang dipimpin Iptu Syawal serta Kasie Identifikasi Ditreskrimum Kompol Sukamdi.

Tulang belulang yang berserakan itu diantaranya tulang iga, tulang ekor, tulang belakang, tulang kering kaki, dua potongan tulang rusuk serta beberapa serpihan-serpihan serta potongan-potongan dalam ukuran tulang kecil.

"Belum selesai-selesai, karena ini butuh waktu yang lama dan sabar untuk menemukan beberapa tulang yang berserakan,"ungkap Kapolsek Genuk Ifan Taufik Jumat (19/9) kepada wartawan di sekitar TKP.

Usai penemuan tulang belulang ini, Ifan Taufik menjelaskan bahwa tulang belulang ini nantinya akan menjalani proses pemeriksaan oleh Tim Labfor Polda Jateng.

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah awal dari penemuan potongan tubuh disusul penemuan tulang belulang ini merupakan potongan tubuh dan tulang manusia betul. Sampai saat ini, kami belum berani menyimpulkan,"ungkapnya.

Sampai kini, proses penyisiran dan pencarian potongan tubuh dan tulang belulang masih berlangsung disepanjang 200 meter polder dan penampungan air Kalibabon yang dialirkan ke tambak di sebelahnya.

Ratusan warga sekitarpun mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan tua ikut menyaksikan proses pengambilan dan evakuasi tulang belulang tersebut.

"Ini nanti dikumpulkan dulu setelah itu akan kami bawa ke RS Bhayangkara, Kabluk, Kota Semarang untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Iptu Syawal yang memimpin unit OTKP dari Polrestabes Semarang disela-sela pencarian, evakuasi dan potongan tubuh dan tulang tersebut.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP