Setelah 42 Tahun, Maluku Barat Daya Gempa 6,3 Magnitudo dan Tak Berpotensi Tsunami
Merdeka.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menyatakan, telah terjadi gempa dengan magnitudo 6,3 dengan titik gempa di laut dengan kedalaman 196 km atau 54 km barat laut Tepa, Maluku Barat Daya (MBD). Dari laporan di lokasi, masyarakat setempat mengaku tak merasakan guncangan tersebut.
"Gempa terjadi pukul 10.43 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten MBD menginformasikan warganya tidak merasakan gempa tersebut," kata Radiya lewat siaran persnya, Minggu (1/11).
Berdasarkan pemodelan, gempa tidak memicu terjadinya tsunami. Peta guncangan yang diukur dengan skala MMI, gempa berdampak II MMI di Dobo dan II hingga III MMI di Saumlaki.
Tim Wave dari Universitas Brigham Young (BYU) melakukan kajian paleotsunami di kawasan ini pada dua tahun lalu. Berdasarkan catatan dari tim ini, beberapa kejadian gempa bumi pernah terjadi di Maluku Barat Daya yakni pada tahun 1917, 1793, 1814, 1815, 1836, 1852, 1857 dan 1975.
Dari rentetan kejadian tersebut, secara statistik gempa terjadi 1 kali dalam kurun periode 37 tahun. Namun demikian setelah 42 tahun belum lagi terjadi fenomena alam tersebut.
"Kondisi ini mendorong perlunya perhatian dan kewaspadaan semua pihak, khususnya pemerintah dan masyarakat," ucapnya.
Sebagai informasi, tsunami pernah tercatat di lokasi kejadian gempa hari ini pada 1629, 1657, 1674, 1659, 1710, 1711, 1754, 1763, 1815, 1820, 1837, 1841, 1852, 1857, 1859, 1882, 1885, 1891, 1899, 1914 dan 1938. Tsunami pada kurun waktu tersebut dipicu oleh gempa bumi di beberapa sumber seperti palung Timor, Banda dan sumber lain.
Reporter: Muhammad RadityoSumber: Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya