Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Setahun lumpuh, tubuh Wayan Sudiasa terus menghitam

Setahun lumpuh, tubuh Wayan Sudiasa terus menghitam Wayan Sudiasa. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sungguh memprihatinkan kehidupan yang dijalani oleh Wayan Sudiasa (32), warga Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.

Sudiasa yang tidak tercatat sebagai warga miskin karena sebelum sakit dia bekerja sebagai tukang las. Namun setelah sakit kondisinya sangat memprihatinkan karena sudah tidak mampu bekerja.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kini dia hanya mengandalkan ibunya Nyoman Seli (63) yang bekerja sebagai pembuat banten. Sementara istrinya Ketut Ginastini (28) hanya sebagai buruh laundry.

Sejak setahun lalu dia mengalami kelumpuhan dan kulit tubuhnya terus menghitam. Di RSUD Negara Jembrana dan RSUP Sanglah Denpasar, sudah sering rawat inap. Lantaran tak ada perubahan, memilih untuk tetap di rumah.

Tubuhnya kini selain menghitam juga makin kurus kering, tinggal tulang dan lumpuh. Untuk makan saja harus disuapi oleh ibunya.

Menurut Seli, sebenarnya ada resep yang diberikan pihak RS Sanglah dengan nilai mencapai Rp 1,2 juta, namun lantaran tidak memiliki uang, resep tersebut tidak ditebus hingga saat ini.

"Jangankan untuk tebus obat yang mahal begitu, untuk makan sehari-hari saja kami kesusahan," keluhnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP