Sesmentan akui Luthfi titip pesan soal daging untuk Mentan
Merdeka.com - Sekretaris Menteri Pertanian, Baran Wirawan mengakui pernah dipanggil dan dititipkan pesan oleh mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq. Dia mengaku saat itu Luthfi berpesan supaya Menteri Pertanian Suswono peka terhadap persoalan mahalnya harga daging sapi, dan maraknya daging celeng dan tikus.
Baran mengemukakan hal itu saat bersaksi dalam sidang dengan terdakwa dua petinggi PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendy dan H Juard Effendi. Menurut dia, pertemuan dengan Luthfi terjadi pada akhir Januari 2013.
"Saya pernah bertemu pak Luthfi. Saya diundang ke kantornya di DPP PKS. Dia katanya ingin berdiskusi dan bertanya jadwal pak menteri (Suswono)," kata Baran saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (22/5).
"Lho apa hubungannya? Saudara kan pegawai negeri Kementerian Pertanian? Kenapa mau dipanggil orang partai? Kalau yang panggil menteri wajar," tanya Hakim Ketua Purwono Edi Santoso.
Lantas, Baran mengatakan, dia datang memenuhi panggilan Luthfi lantaran sebagai kolega Suswono. Dia pun mengaku cuma berdiskusi saja. Menurut Baran, saat itu dia datang seorang diri.
"Sebelum saya pulang, pak Luthfi minta tolong titip pesan ke pak menteri (Suswono) supaya peka terhadap permasalahan masyarakat. Antara lain harga daging yang mahal dan beredarnya daging celeng dan tikus," ujar Baran.
"Dititipkan pesan soal PT Indoguna Utama atau penambahan kuota impor daging sapi juga?," tanya Hakim Ketua Purwono Edi Santoso.
"Oh tidak ada yang mulia," jawab Baran.
Kemudian, Baran mengaku menyampaikan pesan Luthfi kepada Suswono. Menurut dia, Suswono pun sudah tahu soal permasalahan itu.
"Pak Menteri sudah tahu soal permasalahan itu. Saat saya sampaikan pesan, pak menteri cuma bilang 'baiklah'," ucap Baran.
"Soal pertemuan Medan tahu?," tanya Hakim Ketua Purwono.
"Enggak yang mulia," jawab Baran. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya