Seskab Pramono klaim dua tahun Jokowi-JK memuaskan publik
Merdeka.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengklaim dua tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla diklaim telah memuaskan publik. Meskipun sempat terjadi gejolak ketika Jokowi mengeluarkan kebijakan harga BBM 2015 lalu.
"Sebenarnya kepuasaan publik berada posisi cukup tinggi. Hampir semua lembaga survey menempatkan kepuasan publik terutama kepada presiden itu sekitar 66 persen sampai 68 persen. Artinya kepuasaan itu melebihi apa yang diperoleh presiden ketika Pilpres (2014) pada waktu itu, sehingga kalau mau menggunakan ukuran inilah yang dipakai sebagai ukurannya," ungkap Pramono di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (19/10).
Kendati kinerja pemerintah dirasa cukup baik, Pramono mengaku masih ada upaya belum tercapai. Seperti pembenahan ekonomi dan reformasi hukum. Namun, menurut Pramono, pertumbuhan ekonomi di Tanah Air terbilang bagus dibandingkan negara-negara tetangga.
"Karena ekonomi dunia sedang melambat dan alhamdulillah Indonesia pada tahun ini bisa tumbuh 5,18 persen dibandingkan dengan kawasan lain, kita relatif stabil dan cukup tinggi. Tetapi tentunya harapan atau ekspektasi kita bisa lebih dari itu," ujarnya.
Sementara itu, lanjut Pramono, pemerintah kini tengah mengupayakan penerapan reformasi hukum di Tanah Air untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Mudah-mudahan besok hal yang berkaitan dengan Pepres pungli segera bisa ditandatangani oleh bapak presiden karena memang ini hanya persoalan waktu," tandasnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya