Seruan tobat buat pengikut eks Gafatar
Merdeka.com - Ribuan mantan anggota gerakan fajar nusantara (Gafatar) berbondong-bondong meninggalkan pemukimannya di Kalimantan Barat dan Timur. Mereka meninggalkan pemukiman tersebut karena ditentang penduduk setempat yang daerahnya ogah diisi oleh organisasi terlarang itu.
Ribuan eks Gafatar yang bermukim di Kalbar dan Kaltim itu akhirnya dipulangkan ke daerahnya masing-masing seperti Semarang, Jawa Tengah dan Surabaya, Jawa Timur. Beberapa pemerintah daerah sudah menyiapkan tempat sementara untuk warganya itu termasuk memberikan pendidikan agama agar lantaran Gafatar dituding menyebarkan ajaran yang menyesatkan.
Seperti yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat. MUI mengusulkan agar 439 warga Jawa Barat yang sempat tergabung dengan organisasi Gafatar dan kembali ke rumah masing-masing untuk diberi pembinaan.
"Saya mengusulkan agar begitu dipulangkan ke daerah masing-masing, pemerintah daerah berkoordinasi dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia), tokoh agama, hingga ormas Islam untuk melakukan pembinaan," kata Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, Rafani Achyar, Sabtu (23/1).
Jika pemulangan tanpa ada pembinaan pemahaman yang sudah dilakukan Gafatar tidak akan pudar. Sehingga pembinaan harus dilakukan agar tidak ada lagi sisa sisa pemahaman menyimpang. Karena tidak menutup kemungkinan Gafatar akan kembali menjadi lebih besar atau bertransformasi dengan nama baru.
"Kalau dibiarkan saja, saya yakin suatu saat ini akan muncul lagi, sehingga pembinaan jangan sampai terlambat supaya mereka tidak kembali lagi," ujarnya. (mdk/gil)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya