Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sering dapat kiriman banjir, Pemkot Solo pusing

Sering dapat kiriman banjir, Pemkot Solo pusing FX Hadi Rudyatmo. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Musim hujan yang kembali datang membuat sejumlah wilayah di Kota Solo tergenang air. Tak hanya wilayah yang berbatasan dengan Sungai Bengawan Solo, namun wilayah rang relatif jauh dari sungai terpanjang di Pulau Jawa itu juga mulai terancam genangan.

Akhir-akhir ini genangan melanda sejumlah wilayah di Solo bagian barat hingga selatan. Seperti di Kecamatan Laweyan dan Serengan, serta sebagian wilayah Kecamatan Banjarsari.

Banjir di wilayah tersebut merupakan kiriman dari Kabupaten Boyolali. Saat intensitas hujan di lereng Merapi tinggi, hampir dipastikan Solo akan menerima akibatnya. Sejumlah anak sungai Bengawan Solo yang berhulu di Merapi yang melewati Kota Solo akan meluap. Meskipun intensitas hujan di Solo rendah, luapan air di Sungai Jenes dan Sungai Premulung yang melintas di Laweyan dan Sungai Pepe yang melintas Kadipiro tak bisa dihindari.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengaku tidak memiliki solusi instan guna mengantisipasi banjir akibat kiriman air dari wilayah lain, seperti yang terjadi Selasa (4/10) malam. Hal itu diperparah dengan kondisi Kali Premulung dan Kali Jenes yang kian dangkal dan menyempit.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku susah untuk mencari solusi jangka pendek. "Mau bagaimana lagi, susah mencari solusi. Airnya datang dari Boyolali dan langsung masuk ke Solo lewat Kali Premulung dan Kali Jenes," ujar Rudyatmo, Jumat (7/10).

Rudyatmo mengaku sudah berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengatasi kemungkinan terulangnya luapan kedua sungai. Dia mengatakan, satu-satunya solusi yang paling memungkinkan adalah normalisasi sungai Premulung dan Sungai Jenes.

"Kedua sungai harus dinormalisasi, karena sudah mengalami pendangkalan dan penyempitan," tandasnya.

Untuk sementara, lanjut dia, jika kedua sungai itu kembali meluap maka pihaknya hanya bisa mengevakuasi warga terdampak. Dia menambahkan, saat ini tidak hanya Bengawan Solo yang berpotensi menimbulkan banjir. Sungai-sungai lain yang berhulu di Boyolali, seperti Kali Premulung, Kali Jenes, serta Kali Pepe, pun berpeluang menyebabkan bencana serupa jika meluap.

"Untuk penanganan jangka panjang, pemerintah pusat akan menormalisasi Kali Pepe secara bertahap. Untuk Kali Premulung dan Kali Jenes, baru akan diusulkan kepada pemerintah pusat," pungkas dia. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP