Serangan balik Gatot Brajamusti dituding hamili anak orang
Merdeka.com - Gatot Brajamusti membantah telah menghamili C, perempuan 26 tahun yang mengaku pertama kali ditiduri Gatot di usia 16 tahun. Kepada wartawan, C menuturkan Gatot meminta jatah kepada dirinya dengan alasan unsur mistis. Korban pun selama empat tahun mengaku menjadi gundik karena dijanjikan karir di dunia hiburan.
"Tidak ada itu, tidak ada (pelecehan seksual)," kata Gatot saat tiba di Mapolda NTB, Sabtu (10/9).
Terpisah, Pengacara Gatot, Irfan Suryadiata menganggap C hanya menumpang tenar.
"Kami melihat kasus yang dilaporkan ini tidak masuk akal, dan kami menganggap pelapornya hanya ingin mencari sensasi saja. Mungkin juga cuma mau cari tenar dari perkara ini," kata Irfan.
Sementara itu, pengacara Gatot yang lain, Muara Karta menyebut pelaporan C dan pengacaranya Sudharmono adalah fitnah. Dia pun rencananya akan melakukan somasi dan melaporkan balik C.
"Pokoknya siapapun menebar fitnah dan menebar kebencian itukan diatur undang-undang apalagi melalui media, kita akan buat somasi, kita akan laporkan kembali," kata Karta saat dihubungi di Jakarta.
Dia juga membantah bila Gatot memberikan sabu kepada C sebelum disetubuhi. Sebab, rumah Gatot berada di tengah penduduk dan tidak mungkin melakukan hal yang jelas-jelas melanggar UU.
"Emang rumahnya Aa Gatot di tengah hutan? Kan Enggak, rumah Aa gatot kan di tengah penduduk, ada juga petugas, dia juga ada banyak keamanan di situ," jelas Karta.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya