'Serang situs intelijen Australia, kemampuan hacker RI diakui'

Reporter : Angga Yudha Pratomo | Senin, 11 November 2013 23:01

'Serang situs intelijen Australia, kemampuan hacker RI diakui'
5 website Australia diserang hacker Indonesia. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Isu penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat dan Australia terhadap pemerintah Indonesia mengakibatkan para hacker Tanah Air mengamuk. Setelah menewaskan situs penting Australia http://asis.gov.au, hacker Indonesia saat ini tengah menembak sasaran-sasaran penting lainnya, yaitu http://asd.gov.au dan http://defence.gov.au

Pengamat intelijen Wawan Purwanto tak aneh dengan hal itu. Dia menilai, hacker asal Indonesia memiliki kemampuan untuk menembus situs-situs penting AS dan Australia.

"Jadi sebetulnya kemampuan hacker kita menurut saya sih memadai," kata Wawan saat konferensi pers di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (11/13).

Wawan menilai, di dalam negeri sendiri, para hacker biasa menggunakan kemampuannya untuk mengadu 'kekuatan' dengan sesama hacker. Wawan menilai, pemerintah Indonesia sendiri sudah mengupdate sistem IT sehingga perlu ada kekhawatiran berlebihan akan dibobol para hacker asing.

"Santai-santai saja karena isu nya tidak mengkhawatirkan negeri ini, jadi tenang saja" kata Wawan

Wawan melihat isu tersebut tidak ada sangkut-pautnya dengan stabilitas hukum politik di Indonesia.

Seperti diketahui, setelah sejumlah situs pemerintah Australia berhasil dibobol oleh hacker Tanah Air, para hacker asal negeri kanguru itu melancarkan serangan balasan. Mereka menyerang situs Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) RI.

Setelah kemarin ramai mencuat isu diretasnya situs Bareskrim dan Polri, sejak beberapa saat lalu terlihat bahwa situs Kementerian Hukum dan HAM tidak bisa diakses alias down. Bahkan situs ini dinyatakan down 100 persen atau 404 Not Found.

Memang belum ada informasi mengapa situs ini tiba-tiba down. Namun jika melihat sejak kapan jatuhnya situs ini, hal itu hampir berbarengan dengan dimulainya serangan malam hacker Indonesia terhadap situs-situs Australia.

Berdasarkan www.status.ws, situs Kementerian Hukum dan HAM yang beralamat di www.kemenkumham.go.id jika dibuka mendapat pesan 502 bad gateway. 502 bad gateway itu artinya ada suatu yang salah dengan server di mana situs ini ditempatkan.

[dan]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Sudirman Said: Saya bubarkan Petral karena jelas arahan presiden
  • Pasutri telantarkan anak ngaku keturunan Majapahit & Mangkunegara
  • Inilah sosok tentara di mata Fedi Nuril, seperti apa?
  • Pabrik susu di Klaten diduga pakai zat bahaya dan cairan pembersih
  • Kubu Agung Laksono senang JK turun gunung tengahi kisruh Golkar
  • Korupsi alkes Universitas Udayana, KPK periksa bos penyuplai
  • Telkom umumkan pemenang IAA 2015
  • Derita korban dokter kecantikan palsu, habis Rp 12 juta muka bengkak
  • Komisi IV DPR sebut peredaran beras plastik sengaja untuk buat gaduh
  • KPAI cek pertemuan pasutri dan 5 anak ditelantarkannya di RS Polri
  • SHOW MORE