Serang pos Brimob Puncak Jaya, kelompok sipil rampas 8 senpi
Merdeka.com - Mabes Polri membenarkan bahwa telah terjadi penyerangan pos Brigade Mobil (Brimob) Polri di Pos Kulirik, Kabupaten Puncak Jaya, Papua pada hari Sabtu (4/1). Penyerangan tersebut dilakukan oleh kelompok sipil bersenjata dengan jumlah sekitar 20 orang.
Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie, dalam penyerangan itu sempat terjadi perampasan senjata milik anggota Brimob. Kelompok sipil itu membawa lari delapan pucuk senjata api (senpi) laras panjang.
"Pada saat penyerangan, 8 senpi laras panjang yang terdiri dari AK 47, Mouser 1 butir, SS1 5 pack dan amunisi dibawa oleh pelaku," kata Ronny saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (4/1).
Tidak ada korban jiwa dalam serangan yang dilakukan 20 orang bersenjata ini. Saat ini, pasukan Brimob dibantu TNI dan jajaran polres setempat masih mengejar para pelaku.
Sebelumnya, kelompok sipil bersenjata (KSB) menyerang pos satuan Brimob di Kulirik, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (4/1). Selain menyerang, para pelaku dikabarkan merampas delapan pucuk senjata dari berbagai jenis. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya