Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Serang petugas, begal tak sempat buka sarung sangkur

Serang petugas, begal tak sempat buka sarung sangkur Ilustrasi Begal Motor. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi begal semakin berani dan sadis, tidak pandang bulu pada korbannya. Kepada aparat pun, mereka seolah tak pernah gentar untuk memberikan perlawanan.

Anggota Polres Kota Malang nyaris celaka saat meringkus pelaku curanmor, Sukarno (25) dan kawanannya. Pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan sangkur panjang yang runcing dan tajam.

Namun bersyukur, ternyata sangkur yang digunakan menyerang masih lengkap dengan sarungnya. Saat ditusukkan ke arah petugas, pelaku gagal melepas sarungnya yang berbahan kulit.

Karena itu petugas yang lain, langsung menghadiahkan timah panas pada pelaku. Sukarno pun kini terbujur kaku di kamar mayat rumah sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

"Saat pelaku menarik sarung sangkurnya, pada bagian gagang ada penguncinya. Kalau saja tidak ada sarungnya, petugas kita pasti sudah tewas," kata Kasatreskrim Polres Kota Malang, AKP Adam Purbantoro di Malang, Rabu (18/3/2015).

Sukarno melakukan aksinya di Jalan Danau Bratan Sawojajar, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada Selasa (17/3) sekitar pukul 08.30 WIB. Namun pada Rabu (18/3) dini hari petugas menemukan pelaku mengendarai mobil curian bersama pelaku lain, Harianto (32).

Kedua pelaku berlari hingga berhasil disergap di Jalan Danau Sentani Sawojajar. Pelaku mengendarai motor hasil curian Honda Beat N 3831 CS dan motor yang mereka gunakan untuk beraksi Suzuki Satria N 4033 IH. Keduanya melawan dan menyerang petugas yang melakukan penyamaran.

Polisi pun menangkap mereka bersama dua orang lainnya yang diduga bagian dari jaringan. Dari mereka juga disita sepeda motor Honda Beat N 2234 AQ yang diduga hasil dari kejahatan.

Sementara itu dalam deretan alat bukti terlihat senjata tajam dalam bentuk sangkur sekitar 40 Cm. Senjata tersebut putus di bagian pengunci bagian bawahnya. Selain sangkur juga disita alat bukti clurit, berbagai macam kunci T, linggis kecil dan lain-lain.

Kapolresta Kota Malang AKBP Singgamata mengungkapkan pelaku sudah membahayakan nyawa petugas sehingga terpaksa harus dilumpuhkan. Pelaku tidak segan menggunakan senjata tajam saat melakukan perampasan.

"Tersangka menyerang petugas. Alat-alat kejahatan ditemukan, satu orang tewas, satu dilumpuhkan di kaki. Dua orang masih menjadi saksi dan tengah menjalani pemeriksaan," katanya.

Begal merajalela:

Begal dibekuk saat pakai motor korban ke pasar

Dalam sepekan, Polresta Palembang tangkap 34 begal motor

Lempar polisi pakai bondet, begal antar kota di Jatim tewas didor

Korban begal ditemukan tewas mengapung di laut

Terjaring razia begal, 20 sepeda motor bodong di Bogor diamankan

Selama setengah bulan, Polda DIY bekuk 45 begal (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP