Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sepanjang 2012, kerugian kecelakaan lalu lintas Rp 1,5 miliar

Sepanjang 2012, kerugian kecelakaan lalu lintas Rp 1,5 miliar bangkai kendaraan kecelakaan lalu lintas. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Sepanjang tahun 2012 akibat kecelakaan yang terjadi di Jakarta Utara mencapai kerugian hingga miliaran rupiah. Sementara untuk korban meninggal mencapai 147 orang.

"Dari bulan Januari hingga November 2012, total kecelakaan lalu lintas di Jakarta Utara mencapai 843 kejadian. Total korban mencapai 987 orang, dan material yakni kendaraannya sebanyak 1.181 kendaraan. Jadi total kerugian materinya mencapai Rp 1.561.850.000. Kalau jumlah korban meninggal dunia 147 orang, luka berat 38 orang, luka ringan 802 orang." kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Utara, AKP Daud Iskandar saat dihubungi wartawan, Jakarta, Jumat (21/12).

Daud menjelaskan, setiap bulannya kecelakaan di Jakarta Utara mencapai kerugian berupa materi rata-rata dari Rp 131 juta hingga Rp 242 juta. "Pada bulan Januari terjadi 58 kecelakaan dengan kerugian Rp 155 juta, Februari 70 kejadian dengan kerugian Rp 131 juta, Maret 90 kejadian dengan kerugian 155 juta, April 78 kejadian dengan kerugian Rp 150 juta, Mei 98 kejadian dengan kerugian Rp 242 juta. Juni 74 kejadian dengan kerugian Rp 198 juta, Juli 74 kejadian dengan kerugian Rp 199 juta, Agustus 74 kejadian dengan kerugian Rp 133 juta, September 63 kejadian dengan kerugian 117 juta, Oktober 92 kejadian dengan kerugian Rp 150 juta, dan November 72 kejadian dengan kerugian Rp 233 juta," jelasnya.

Dari klasifikasi kecelakaan terdapat dua data kecelakaan lalu lintas yakni kecelakaan yang melibatkan korban dengan penabrak, dan tabrak lari. Angka tabrak lari sangat rendah dibandingkan angka tabrakan yang melibatkan korban dan penabrak.

"Yang korban dan penabraknya ada itu meninggal 101 orang, luka-luka 417 orang, materi atau kendaraannya 104. Yang tabrak lari itu 39 orang meninggal, 161 luka-luka, dan kendaraan 21," imbuhnya.

Daud menyebut, banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan secara umum. Namun, ia memperhatikan tingkat kedisiplinan pengendara roda dua yang cukup banyak menjadi korban kecelakaan di Jakarta Utara.

"Penyebab banyak, khususnya sepeda motor karena kurang disiplin. Lalu jalan licin, jalan menyempit, dan pejalan kaki yang menyeberang sembarangan. Truk pengangkut kontainer kan besar, bisa saja tidak melihat kalau ada yang menyeberang," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu waspada dalam berkendara dan saling menghormati kepada para sesama pengguna jalan. "Khususnya sepeda motor supaya hati-hati, apa lagi saat berbarengan dengan trailer, kan kendaraan itu tinggi. Siapa pun pemakai sepeda motor kalau berbarengan dengan trailer jangan salip, waspada. Bahaya kalau tahu-tahu berbarengan dengan trailer lalu jalannya menyempit," kata Daud. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP