Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sempat kritis dikeroyok Jakmania, ini kondisi Brigadir Hanafi

Sempat kritis dikeroyok Jakmania, ini kondisi Brigadir Hanafi Jakmania vs Polisi. ©facebook.com/Cornelius Fransiscus Sinaga

Merdeka.com - Brigadir Hanafi salah satu korban kerusuhan suporter Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (24/5) sempat mengalami kritis. Namun kondisinya saat ini berangsur membaik.

"Kondisi terakhir dari Brigadir Hanafi sudah mengalami kemajuan. Sudah ada respon dari korban saat diajak berkomunikasi oleh tim medis Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Minggu (26/6).

"Hanafi ini yang bersangkutan sudah sadar dan membaik. Sudah dipanggil ada gerakan. suruh ini itu sudah reflek. Komunikasi respon," sambung Awi.

Awi menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan dari penangkapan terduga penganiaya yang saat ini sudah ditangkap.

"Yang kita tangkap ada enam, yakni 5 hate speech (pelaku yang melontarkan ujaran kebencian) dan satu terduga penganiaya. ini masih berkembang terus. Termasuk TKP di tengah lapangan kita juga kembangkan," tutupnya.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto, sendiri sudah menjenguk empat polisi korban kerusuhan kelompok Jakmania di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (25/6). Keempatnya yakni Brigadir Hanafi, Brigadir Supriadi, Brigadir Wawan Chandra, dan Aiptu Muhtadi.

"Tadi Kapolda menjenguk keempat polisi yang menjadi korban kerusuhan semalam. Kapolda menyampaikan kepada keluarga korban untuk bersabar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan, Sabtu (25/6).

Awi mengungkapkan, dalam kedatangannya ini, Kapolda juga mengungkapkan kepada pihak keluarga korban agar tak perlu pusing memikirkan biaya perawatan. Sebab seluruh pengobatan ditanggung oleh dinas terkait.

"Itu ditanggung semua, jangan khawatir," ucapnya.

Dalam hal ini, Kapolda juga memastikan bahwa tak ada polisi yang meninggal dunia akibat kerusuhan tersebut. Hanya saja memang beberapa di antaranya mengalami luka yang cukup serius.

"Dari empat polisi yang menjadi korban, Brigadir Hanafi dan Brigadir Wawan yang mendapatkan penanganan serius karena menderita luka parah di bagian kepala," jelasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP