Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sempat Ditolak, Kapal Pesiar Bawa 848 Turis Akhirnya Diizinkan Bersandar di Semarang

Sempat Ditolak, Kapal Pesiar Bawa 848 Turis Akhirnya Diizinkan Bersandar di Semarang Walikota Semarang diperiksa KPK. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menolak kapal pesiar Viking Sun dari Australia bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Kamis (6/3). Penolakan itu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (covid-19).

"Jadi boleh bersandar tapi hanya memasukkan logistik dan bahan makanan saja. Untuk penumpang dan ABK tidak boleh turun sebab diketahui gejala mirip corona," kata Hendrar Prihadi usai rapat koordinasi dengan Forkopimda.

Dia menyebut kesepakatan menolak penumpang dan ABK turun karena risikonya terlalu besar. "Kami memilih untuk bisa melindungi 1,7 juta warga Semarang," ungkapnya.

Penolakan disampaikan Hendrar Prihadi melalui surat Wali Kota Semarang nomor : B/1201/443/2020 tertanggal 5 Maret 2020, sebagai upaya pencegahan penyebaran corona ke Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah itu.

"Tadi tim KKP sudah periksa kesehatan di tengah perairan laut Semarang," ujarnya.

Sementara itu, setelah berkoordinasi dengan pihak Syahbandar serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kapal yang mengangkut 848 wisatawan dari Pulau Komodo diperbolehkan bersandar dengan pengecualian.

"Keinginan kami untuk menjaga kenyamanan keselamatan dan perlindungan seluruh warga Kota Semarang," ungkapnya.

Posisi Kapal Viking Sun sejak dini hari tadi sudah memasuki kolam Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, sekitar 1,4 mil dari dermaga pelabuhan.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP