Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seminggu keluar penjara, Mashuri bacok orang dan kembali masuk bui

Seminggu keluar penjara, Mashuri bacok orang dan kembali masuk bui Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Muhammad Mashuri (45) seorang residivis asal Dusun Kelapa Balian, Desa Pengambengan, di Jembrana Bali kembali berurusan dengan hukum dan kini meringkuk di sel tahanan Polsek Kota Negara, di Jembrana.

Ia diamankan setelah melakukan tindakan penganiayaan dengan membacok kepala temannya sendiri Krisna Setiyawan (35) yang juga tetangganya, saat pesta miras jenis arak bersama beberapa teman lainnya.

Kejadian berawal saat suasana pesta miras diiringi alunan gitar yang dimainkan pelaku, Rahman bermasksud untuk meminjam. Namun saat itu tidak dizinkan oleh pelaku, sehingga sempat terjadi cekcok.

"Pelaku sempat memukul Rahman namun ditangkis. Merasa tidak terima pukulannya ditepis, pelaku beranjak pulang mengambil parang," Ungkap Kapolsek Kota Negara AKP Herson Djuanda, Minggu (5/3).

Tanpa disadari, saat rekan-rekannya melanjutkan pesta arak dari belakang pelaku mengayunkan parang ke kepala Rahman. Syukurnya saat itu, Krisna (korban) yang ada di dekatnya berusaha menepis sabetan parang pelaku.

Tidak terima, pelaku malah menyerang korban dengan cara memegang leher korban dari belakang dan langsung menebas kepala korban. Secepatnya, rekan-rekannya langsung merangkul sebelum pelaku semakin kalap.

"Pelaku sempat lari, namun berhasil ditangkap warga dan kemudian diserahkan kepada anggota kami. Pelaku ternyata baru seminggu keluar penjara dengan kasus penganiayaan. Kini sedang kita proses dan korban masih dalam perawatan di rumah sakit," tutup Herson. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP