Semburan lumpur bercampur gas kembali terjadi di Sangatta
Merdeka.com - Semburan lumpur yang mengandung material gas dan pasir kembali terjadi di Dusun Gunung Karet, Desa Sangatta, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Semburan kali ini letaknya sekitar 1 kilometer dari lokasi semburan sebelumnya.
"Semburan yang terjadi sejak beberapa hari ini berjarak sekitar 1 kilometer dari semburan pertama di Kilometer 4, areal pergudangan Pipe Yard Logistik PT Pertamina EP Region KTI Kutai Timur," kata Jafar (54 tahun), warga setempat, seperti dikutip dari Antara, Selasa (20/11).
Menurut Jafar, semburan lumpur itu sangat merisaukan penduduk sekitar, terutama warga yang rumahnya berada di dekat semburan.
"Penduduk sekitar semburan merasa takut dan was-was akan menimbulkan masalah jika kondisinya semakin meluasnya ke daerah perkampungan," katanya.
Jafar meminta pihak Pemkab khususnya Dinas Pertambangan dan Energy agar melakukan tindakan dan upaya agar masyarakat sekitar tidak merasa takut dengan munculnya musibah lumpur yang terjadi untuk kali kedua di wilayah itu.
Bagian Humas PT Pertamina EP Sangatta, Andrew membenarkan terjadinya kembali semburan lumpur di kilometer 5 dusun gunung karet, Sangatta, sejak beberapa hari lalu.
Menurut Andrew, semburan lumpur yang kali mini terjadi berjarak sekitar 1 kilometer dari semburan sebelumnya. Dan semburan kali ini juga di luar lokasi pengeboran minyak Pertamina, melainkan di daerah kebun warga.
"Semburan di luar lokasi Pertamina dan skalanya kecil hanya dua titik dan tidak membahayakan, meski demikian Pertamina EP tetap melakukan tindakan dan upaya untuk mengatasi agar tetap aman," kata Andrew.
Andrew mengatakan, Pertamina akan tetap melakukan evakuasi dan upaya lain jika semburan dianggap berbahaya dan membahayakan penduduk sekitar, walaupun itu di luar lokasi.
"Namun semburan yang terjadi ini tidak membahayakan kok dan aman, karena yang keluar hanya semacam pasir bercampur material yang tidak berbahaya," ujar dia.
Sebelumnya, pada 30 Oktober 2012, semburan lumpur terjadi di Kilometer 04, areal pergudangan Pipe Yard Logistik Pertamina, Desa Sangatta Selatan. Semburan waktu itu terjadi sembilan titik semburan yang mengeluarkan gelembung dan material dari dalam bumi.
Namun hanya dalam beberapa puluh jam semburuan yang mengandung gas dan material termasuk pasir dan batubara bisa dihentikan oleh PT Pertamina EP Sangatta. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya