Semarang Gencarkan Tracking Agar PPKM Turun ke Level 1
Merdeka.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyatakan jumlah testing dan tracing yang masih kurang membuat Kota Semarang hanya mengalami penurunan dari level 3 ke level 2 dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Hendi menyebut, dibutuhkan testing 226 orang setiap harinya agar Kota Semarang mencapai PPKM level 1.
"Data testing dan tracking kita memang tidak begitu baik. Kita akan gencarkan tracking dengan melibatkan berbagai stakeholder seperti puskesmas, dan juga TNI Polri. Sebenarnya kalau baik, Semarang itu tidak cuma level 2, tapi bisa level 1," kata Hendi.
Berdasarkan Inmendagri No.35/2021 yang berlaku pada 24-30 Agustus, atau saat ditetapkan PPKM Level 3, Kota Semarang ditarget menggelar testing 3.984 orang per hari.
"Jika mampu memenuhi target, positivity rate Kota Semarang berada di bawah 5 persen atau sesuai WHO dan layak menyandang status Level 1," jelasnya.
Namun sepekan terakhir Kota Semarang hanya mampu berada di angka 12,2 persen. Terkait tracking tidak bisa mencapai target karena beberapa terkendala.
"Macam macam kendalanya, mulai kita kekurangan jumlah tracer. Masyarakat juga harus jujur kalau positif harus mengakui," tutupnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya