Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Selesaikan konflik Papua dengan pendekatan kesejahteraan

Selesaikan konflik Papua dengan pendekatan kesejahteraan

Merdeka.com - Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Endriartono Sutarto mengatakan pendekatan kesejahteraan lebih tepat dilakukan untuk menyelesaikan konflik Papua. Jika itu tidak tercapai, tak heran ada upaya untuk mencari alternatif lain, yakni dengan cara melepaskan diri dari Indonesia.

"Papua menurut saya seharusnya kesejahteraan diutamakan sebagai berikut masyarakat yang dicari utamanya bagaimana dia hidup secara wajar. Selama itu belum tercapai, maka mereka berupaya untuk mencari alternatif. Yang saya khawatirkan alternatifnya memisahkan diri," tandas Endriartono usai Diskusi Kebangsaan di Perumahan Anggota DPR Kalibata, Jakarta, Minggu (15/7).

Karena itu, pendekatan militer dinilai tidak tepat untuk melakukan penyelesaian terhadap konflik yang berkecamuk di Papua. Kecuali, masyarakat setempat diberikan arah pembangunan yang menitikberatkan kesejahteraan.

"Oleh karena itu, kalau Papua diberi suatu pembangunan yang mampu membuat masyarakat sejahtera, maka keinginan untuk mencari alternatif lain jadi tidak ada," kata dia.

Meskipun ada sejumlah faktor lain yang dapat dirasakan mayoritas rakyat, maka faktor-faktor itu tidak akan memberi banyak pengaruh. Hal yang sama dengan apa yang dirasakan masyarakat Hawaii yang memutuskan tetap bergabung dengan Amerika Serikat.

"Kalau kemudian kesejahteraan itu mampu dirasakan mayoritas rakyat, maka mereka-mereka yang punya kehendak di luar kesejahteraan itu tidak bisa mempengaruhi mereka yang merasakan hidup baik atau wajar selama mereka bergabung NKRI," pungkasnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP