Selain Pantau Lalu Lintas, 58 Pos yang Didirikan di Sumsel Bisa Jadi Tempat Istirahat
Merdeka.com - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan bakal mendirikan paling sedikit 58 pos pengamanan selama arus mudik lebaran tahun ini. Penguatan personel juga dilakukan untuk mencegah terjadinya kejahatan.
Direktur Lalulintas Polda Sumsel Kombes M Pratama Adhyasastra mengatakan, pos tersebut tersebar di seluruh wilayah hukumnya. Penempatannya berada di lokasi padat lalu lintas, persimpangan, rawan kemacetan, rawan kecelakaan, dan bencana.
"Ada 58 pos pengamanan yang kita dirikan dan menyebar merata di Sumsel," ungkap Pratama, Selasa (4/4).
Utamanya pos itu bertujuan untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalulintas selama arus mudik dan balik Idul Fitri. Namun keberadaannya juga dapat difungsikan sebagai tempat istirahat pemudik sebelum melanjutkan perjalanan.
"Pemudik bisa memanfaatkan pos-pos itu karena berada di ruas jalan yang dilewati pemudik," kata dia.Selain pos keamanan, Polda Sumsel juga menyiagakan 10 pos terpadu, 22 pos yan, dan satu pos pantau. Setiap pos dapat digunakan pemudik untuk mendapatkan informasi terkait rute dan kondisi jalan.
Kemudian pengamanan jalur yang dinilai rawan juga menjadi perhatian khusus. Polda Sumsel menambah personel untuk melakukan patroli sebagai antisipasi terjadinya aksi kriminal di daerah tersebut.
"Patroli digencarkan, anggota tidak segan melakukan tindakan tegas dan terukur bagi pengganggu keamanan," tegasnya.
Terkait puncak arus mudik, pihaknya memperkirakan terjadi pada 20 April 2023 dan arus balik pada 26 dan 30 April 2023. Karena itu, pihaknya berupaya mempersiapkan rencana dan strategi agar pelaksanaan berjalan lancar.
"Semua berharap tidak akan terjadi hambatan selama arus mudik dan balik lebaran nanti," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya