Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Selain bocah M, ada dua nama lagi korban ustaz cabul di Sukabumi

Selain bocah M, ada dua nama lagi korban ustaz cabul di Sukabumi Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ulah ustaz cabul di Sukabumi ini tidaklah patut ditiru. Bukannya memberikan nilai-nilai agama yang baik, justru sebaliknya. DA (39) alias Ustaz EN diamankan polisi lantaran menyetubuhi muridnya, M, yang masih di bawah umur.

Selain menyetubuhi, ustaz ini juga mencabuli para korbannya beberapa kali. Tercatat hingga kini korban pencabulan ustaz ada tiga nama.

"Diketahui ada teman-teman yang lainnya yang berusia 25 tahun, dan 18 tahun. Kemungkinan ada korban-korban yang lainnya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, Sabtu (12/9).

Peristiwa itu diawali ketika DA pada Kamis 10 September melakukan upaya persetubuhan terhadap salah satu muridnya tersebut di kediamannya di Kampung Cinyosog, Desa Undrus Binangun, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Modusnya yakni memanggil muridnya tersebut untuk membantu merapikan pakaian. "Korban dipanggil ke rumah pelaku dengan alasan untuk membantu merapikan pakaian," ungkapnya.

Namun ketika korban sedang merapikan baju, si ustaz ini justru menutup rapat pintu kamarnya. Birahi ustaz tak terkendali. Korban didorong ke tempat tidur. "Setelah itu pelaku mencumbu korban, dan menindih korban berkali-kali," terangnya.

Pengakuan korban, kata dia, ustaz ini memang beberapa kali melakukan perbuatan cabul terhadap korbannya. "Tapi kalau disetubuhi baru satu kali," jelasnya.

Warga sekitar yang mengetahui perbuatan ustaz abal-abal ini sempat tersulut emosi. Majelis Ta'lim tempat Ustaz mengajar ngaji dirusak. Untuk menghindari amuk massa pelaku sudah diamankan polisi. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP