Selain Belajar Agama, Santri di Jawa Tengah Didorong jadi Entrepreneur
Merdeka.com - Santri Pondok Pesantren diharuskan menguasai ekonomi, selain belajar agama. Empat ribu lebih pondok pesantren yang berada di Jawa Tengah, diharuskan menjadi kekuatan ekonomi Indonesia yang diharapkan bisa membantu mengatasi masalah kemiskinan. Politisi Partai NasDem Eva Yuliana mengatakan, santri bisa menjadi entrepreneur muda jika dilatih sejak dini.
"Sebagai alumni santri tentu saya dapat dengan mudah menceritakan bahwa santri adalah kader bangsa yang bisa paling siap menghadapi segala cuaca. Santri dibesarkan dengan menguatkan mentalnya, penguasaan bagaimana menghadapi kondisi sosial yang ada dan ekonomi," kata Eva kepada wartawan, Minggu kemarin.
Eva melanjutkan, santri memang dibekali dengan ilmu-ilmu dan dapat beradaptasi dengan fleksibel. Jadi, santri dapat mudah dikembangkan dalam hal ekonomi dengan berbagai macam usaha.
"Usaha tingkat dari jualan kecil-kecil kemudian yang usaha besar bisa dilakukan oleh para santri," kata Caleg DPR dari NasDem Dapil Jawa Tengah V meliputi Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten itu.
Mengenai regulasi, Eva menilai khusus untuk santri tidak diperlukan. Menurutnya, cara mendorong santri menjadi entrepreneur yaitu memberikan bekal yang diperlukan.
"Kemudian kalau yang didorong bagaimana kita membekali pendidikan entrepeneur kepada santri itu yang diharapkan. Jadi alumni pondok pesantren lebih matang dan lebih siap untuk kembangkan dan berinovasi dalam hal ekonomi," harapnya.
Eva pun mengaku sudah menerapkan cara membantu santri agar menjadi entrepeneur. Dia membantu memberikan alat serta pelatihan. Selain itu, Eva membuatkan usaha di pondok pesantren berupa toko yang kerja sama dengan sejumlah pihak.
"Dengan seperti itu maka toko itu bisa jadi laboratorium santri untuk santri bisa mempunyai ilmu tentang retail modern. Karena ilmu retail modern itu tidak mudah, dari penataan barang yang akan dijual, kemudian manajemen pergudangan, manajemen keuangan butuh keahlian khusus. Toko yang kita usahakan pesantren itu saya berharap bisa bermanfaat secara optimal sebagai lahan untuk santri belajar jadi entrepreneur matang khususnya dalam hal retail," tuturnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya