Sekretaris pribadi Dewie Limpo kembali diperiksa KPK
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sekretaris pribadi Dewie Yasin Limpo yakni Rinelda Bandaso terkait dugaan suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kabupaten Deiyai, Papua. Dia diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Dewie Yasin Limpo.
Dengan mengenakan kemeja berwarna ungu dan rompi tahanan KPK, Rinelda mendatangi gedung lembaga antirasuah sekitar pukul 13.00 WIB. Ia keluar dari mobil tahanan sampai memasuki gedung KPK, dia hanya mengumbar senyum ketika awak media menanyai seputar tujuan kedatangannya ke KPK tadi pagi.
Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati membenarkan adanya pemeriksaan Sekretaris Pribadi Dewie Yasin Limpo tersebut.
"Iya, Rinelda Bandaso diperiksa sebagai saksi bagi DYL (Dewie Yasin Limpo)," kata Yuyuk ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (28/10).
Seperti diketahui, KPK telah menetapkan setidaknya lima orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan Tahun Anggaran 2016, untuk Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua.
Diantaranya ada, anggota Komisi Vll DPR dari Partai Hanura, Dewie Yasin Limpo; Staf Ahli Dewie, Bambang Wahyu Hadi; Sekretaris Pribadi Dewie, Rinelda Bandaso; Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai Provinsi Papua, lranius serta satu orang pengusaha bernama Setiadi.
Kelimanya diamankan dari hasil Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Tim Petugas KPK di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Bandara Soekarno-Hatta. Pada tangkap tangan itu, KPK menyita sejumlah dokumen dan telepon genggam serta uang sebesar SGD 177.700.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya