Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sekolah di NTT gelar ujian semester pakai HP android

Sekolah di NTT gelar ujian semester pakai HP android ujian pakai HP android di NTT. ©2018 Merdeka.com/ananias petrus

Merdeka.com - Sebuah terobosan baru dilakukan SMA Negeri 1 Kota Soe. Saat ujian tengah semester atau (UTS), sekolah rujukan di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur ini menggelar ujian berbasis android.

Di tangan para siswa terlihat handphone. Ternyata mereka tidak sedang mengikuti lomba permainan pokemon go, namun sedang mengerjakan soal ujian tengah semester melalui aplikasi yang telah terpasang di handphone masing-masing siswa.

Sebanyak 683 siswa kelas 1 dan 2, terlihat serius mengisi jawaban. Soal ujian yang ada di dalam handphone pun dibuat secara acak, sehingga peluang untuk mereka saling menyontek nyaris tidak ada.

Ujian tengah semester berbasis android baru pertama kali dilakukan di sekolah ini, bahkan di wilayah NTT. Ujian yang dibilang unik ini selain pengawasan yang lebih efektif, nilai para siswa setelah 45 menit ujian langsung diketahui dan diumumkan.

Kepala sekolah SMAN 1 Soe, Jibrael Yoram Isu ketika dihubungi merdeka.com mengaku, pihaknya menyelenggarakan UTS berbasis android karena lebih efisien, ditambah semua siswa saat ini memiliki android sendiri.

"Kelebihannya salah satu menghemat biaya, tidak membutuhkan banyak orang untuk bekerja, dan tidak membutuhkan korektor karena setelah siswa menyelesaikan soal dia sudah tahu duluan nilainya. Kami mengirit anggaran dalam kegiatan ujian semester berbasis android," ujar Jibrael, Sabtu (2/6).

Ia menambahkan, walau masih banyak kekurangan namun hal ini harus diterapkan, guna melatih siswa menghadapi perkembangan teknologi saat ini.

"Kekuranganya ya server saja, sementara bagi siswa yang android dan laptopnya bermasalah, kami arahkan untuk mengikuti ujian menggunakan fasilitas sekolah pada sesi yang ketiga. Bagi siswa yang belum bisa mengakses komputer, kami siapkan fasilitas sekolah dan itu dibimbing teknisi, korektor dan pengawas," katanya.

Menurut para siswa, ujian berbasis andriod mempunyai banyak manfaat. Selain lebih ringkas, juga tidak ada contek menyotek dan tidak membutuhkan kertas dan pensil.

"Kalau yang saya rasakan kemudahannya itu karena kita bisa langsung mengetahui nilai, jadi dari itu kalau nilainya baik kita jadi lebih semangat belajar, kalau nilainya tidak baik pun kita jadi lebih giat lagi untuk belajar. Terus kalau kemudahan dibandingkan kertas itu, karena mungkin lebih efektif ya pakai android," kata Sarah Frans, salah satu peserta UTS.

Kepada siswa yang tidak memiliki android, pihak sekolah menyediakan komputer agar ujian berjalan lancar walau dibagi dalam tiga sesi. Agar terhindar dari kecurangan, pengawas juga selalu memantau aktifitas siswa melalui komputer server. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP