Sekjen PAN: Tak Ada Kewajiban Kader Nonton Film Hanum dan Rangga
Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno membantah membuat instruksi kepada seluruh kadernya untuk menonton Film Hanum dan Rangga: Faith and The City. Eddy menegaskan, hanya meminta kesediaan para kader untuk menonton.
"DPP PAN tidak pernah mengharuskan kader menonton film Hanum & Rangga. Kita meminta kesediaan mereka untuk menyaksikan tayangan karya anak negeri tersebut. Banyak yang nonton namun ada juga yang belum. Bagi kami itu OK saja. Tidak ada kewajiban kok, apalagi sanksi," kata Eddy dalam pesan singkat, Senin (12/11).
Film ini diangkat dari sebuah novel karya Hanum Rais, putri Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais. Hanum juga merupakan kader PAN yang juga caleg untuk DPRD DIY.
PAN tak mengeluarkan instruksi kader wajib nonton, hanya imbauan untuk melihat film yang dinilai memiliki makna positif untuk masyarakat.
"Kita justru ajak kader dan simpatisan PAN untuk menonton film ini karena merupakan karya anak bangsa yang bernuansa Islami dan bercerita tentang kesetiaan dan keutuhan rumah tangga, mengingat begitu banyaknya kasus perselingkuhan yang berujung pada bubarnya rumah tangga di sekitar kita," kata Eddy.
"Jadi, kalau kita mau berhusnuzon (berbaik sangka), justru kita bermaksud mendidik kader dengan nilai-nilai luhur kekeluargaan," lanjut Eddy.
Menurutnya, Film tersebut ditonton bukan hanya oleh kader PAN saja, tapi masyarakat umum yang pernah membaca novel dan menonton sequel sebelumnya, pasti tertarik untuk datang ke bioskop.
"Alhamdulillah di Film Hanum dan Rangga kita bisa belajar soal kesetiaan dan pentingnya peran agama dalam menjaga keutuhan rumah tangga. Semoga semakin banyak film nasional yang dapat menghadirkan aspek religi dan kehidupan keluarga ke depannya," pungkas Eddy.
Sebelumnya, PAN mengeluarkan surat instruksi bagi para kader untuk menggelar nonton bareng (nobar) film 'Hanum & Rangga'. Surat itu ditandatangani Sekjen PAN Eddy Soeparno dan Waketum PAN Viva Yoga Mauladi.
Surat itu dikeluarkan tanggal 2 November 2018. Surat itu bernomor PAN/A/WKU-SJ/172/XI/2018 perihal 'Instruksi Menonton Film'.
Lewat surat itu, DPP PAN meminta kader tertentu memfasilitasi nobar di daerah pemilihan masing-masing pada penayangan perdana 8 November 2018.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya