Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sekjen DPR Sebut Pengadaan Multivitamin untuk Pegawai Karena Banyak Terpapar Covid

Sekjen DPR Sebut Pengadaan Multivitamin untuk Pegawai Karena Banyak Terpapar Covid Ilustrasi obat. shutterstock

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, menjelaskan pengadaan multivitamin ditujukan untuk pegawai di lingkungan DPR RI. Bukan untuk anggota dewan. Namun karena menuai polemik, anggaran senilai Rp2 miliar dari APBN 2021 ini telah dibatalkan.

"Pengadaan ini mungkin untuk masukan kita semua itu multivitamin untuk pegawai di lingkungan Sekjen terdiri atas ASN 1.308 orang kemudian Pamdal 1.486 orang, kemudian untuk petugas kebersihan dan keamanan 718 orang, jumlahnya 4.344 orang," ujar Indra di Gedung DPR Jakarta, Kamis (2/9).

Indra menjelaskan, 7.856 paket vitamin itu rencananya akan diedarkan bulan Juli lalu. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan DPR RI.

"Jadi jumlah keseluruhan paket yang rencananya diadakan kita sebesar 7,856 paket, dan paket ini berbentuk vitamin yang rencananya di bulan Juli lalu untuk mengantisipasi penyebaran covid di lingkungan DPR," ujar Indra.

Ia menegaskan, vitamin tersebut bukan untuk anggota DPR. "Dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan anggota DPR. Karena anggota DPR sudah dicover oleh asuransi," ujar Indra.

Pengadaan multivitamin itu diawali banyaknya pegawai DPR yang positif Covid-19. Bulan lalu ada 551 orang yang terpapar, dan hari ini masi ada 27 orang.

"Tapi tentu rencana tadi termasuk persiapan paket untuk isolasi mandiri di wisma DPR di kopo. Jadi saya kira itu gambaran buat teman teman, tadi saya sudah memanggil pejabat pembuat komitmen, kepala biro keuangan kepala biro umum jam 10 tadi plus semua prosesnya kita batalkan," ujar Indra.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP