Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sekjen D8 anggap Indonesia sebagai negara penting

Sekjen D8 anggap Indonesia sebagai negara penting Gedung Jakarta. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Developing Eight (D8) Seyed Ali Mohammad Mousavi menyebut, Indonesia memiliki peran penting dalam keikutsertaannya sebagai anggota D8. Peranan Indonesia dalam organisasi ekonomi negara-negara Islam itu turut membuatnya menjadi salah satu lembaga terbesar di dunia.

"Indonesia adalah anggota penting dalam organisasi, dan D8 benar-benar menghitung dukungan dari Indonesia," ungkap Mousavi dalam konferensi pers yang digelar usai bertemu SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/5).

Dalam pertemuan yang berlangsung siang tadi, Mousavi mengaku mendapat sejumlah masukan untuk perkembangan D8. Setelah pertemuan itu, D8 akan mengadakan pertemuan dengan sejumlah menteri perekonomian di Tanah Air.

Mousavi juga menyampaikan, negara anggota D8 akan memasuki era baru. Pihaknya juga tengah mempromosikan Sekretariat D8 serta juga proyek yang akan digarap. Setelah itu, D8 akan memperkuat pengokohan organisasi secara terus-menerus di antara anggota organisasi.

"Insya Allah, kami akan membawa instruksi yang diberikan presiden kepada komisi kami," ucapnya.

D8 merupakan organisasi yang dibangun pada tahun 1998 atau sekitar 16 tahun lalu oleh Perdana Menteri Turki Erbakan. Organisasi D8 ini beranggotakan negara-negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, yaitu Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

Organisasi ini beranggotakan negara dengan jumlah penduduk muslim besar dan angka penduduknya hampir 800 juta lebih. Perdagangan antar negara anggota sendiri sudah mencapai USD 150 miliar, dengan masuknya Indonesia kemajuannya diperkirakan meningkat hingga USD 200 miliar. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP