Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sejoli Tewas di Kontrakan, Polisi Temukan Senjata Api dan Senjata Tajam

Sejoli Tewas di Kontrakan, Polisi Temukan Senjata Api dan Senjata Tajam Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang satpam perempuan berinisial WD (38) warga Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya ditemukan meninggal dunia di dalam kontrakan di Kampung Cibodas Pasar, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Teman laki-lakinya juga ditemukan tewas di dalam kontrakan pada Sabtu (23/10) sore.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Aszhari Kurniawan mengungkapkan, hasil olah tempat kejadian perkara, Polisi menemukan senjata api (senpi) dan senjata tajam. Kedua senjata itu ditemukan tepat berada di samping jenazah.

"Kami akan berupaya melakukan koordinasi dengan Sub Denpom terkait penemuan kedua mayat termasuk temuan senjata api yang berada di kamar kosan korban, apakah senjata itu ada kaitannya dengan kematian keduanya atau tidak," ungkapnya, Minggu (24/10).

Kepala Dusun Cibodas Pasar, Atun Mukodas (53) menjelaskan, awal mula penemuan jenazah dari kecurigaan tetangga kontrakan. Dia langsung melakukan pengecekan. Namun kondisi pintu kontrakan terkunci. Sehingga akhirnya didobrak.

"Setelah didobrak menemukan dua mayat yang ada di dalam kamar, perempuan dan laki-laki. Posisi keduanya itu untuk perempuan di bawah dan laki-laki di atas. Dari badan keduanya mengeluarkan darah," jelas Atun.

Dia langsung menghubungi pihak kepolisian. Tidak lama usai melapor, tim identifikasi Polres Tasikmalaya Kota datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Polisi sudah minta keterangan dari saksi. Kalau dari keterangan warga, keduanya memang kerap bertengkar," katanya.

Luka di Bagian Leher

Kondisi kedua jenazah sudah membusuk dan terjadi pembengkakan di beberapa bagian tubuhnya. Dokter Forensik Polda Jabar, Fahmi Arif Hakim sudah melakukan pemeriksaan terhadap kedua jenazah. Hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka di bagian leher.

"Kami melakukan autopsi terhadap mayat itu bukan sebab kematian tetapi ada aspek yang berhubungan dengan kekerasan maupun luka hingga disesuaikan dengan olah TKP," katanya, Minggu (24/10).

Fahmi belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan secara keseluruhan. Termasuk penyebab kematian. Namun tim forensik menemukan luka di bagian leher kedua jenazah.

"Pola luka akan disampaikan oleh penyidik dan mereka juga punya dugaan terutama dalam menentukan kesimpulan akhir dari kepolisian. Karena, kami tidak bisa menyimpulkan semua hasil pemeriksaan tersebut dan penyidik nanti yang akan menyampaikannya," katanya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP