Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Segera dibentuk, Pansus Pelindo akan panggil Menteri Rini & RJ Lino

Segera dibentuk, Pansus Pelindo akan panggil Menteri Rini & RJ Lino Dirut Pelindo II RJ Lino. ©2015 Merdeka.com/muchlisa

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto berharap sepuluh fraksi yang ada di parlemen untuk segera menunjuk anggotanya yang akan didapuk menjadi Anggota Panitia Khusus (Pansus) Pelindo. Sehingga, dengan sesegera mungkin Pansus dapat terbentuk dan mengusut dugaan korupsi di PT Pelindo II.

"Karena ini Pansus, besar anggotanya sudah ditetapkan dalam UU MD3 ada yang anggotanya 20 sampai 30. Dibagi proporsional, nanti PDIP terbanyak lalu Golkar, Gerindra. Nanti disampaikan ke pimpinan lalu disahkan di paripurna mendatang," kata Agus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/10).

Setelah resmi terbentuk, kata Agus, nantinya Pansus Pelindo akan meminta keterangan dari Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PT Pelindo II RJ Lino untuk mengusut latar belakang terjadinya penggeledahan atas dugaan korupsi 10 mobil crane yang membuat RJ Lino gerah sampai menelpon Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil beberapa waktu lalu itu.

"Karena Pelindo II di bawah koordinasi BUMN, Dirut Pelindo jelas diminta keterangannya masalah apa yang terjadi di sana. Nanti disampaikan ke pimpinan. Keputusannya apakah tidak terbukti apa terbukti akan disahkan di paripurna," kata dia.

Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR RI kemarin mengesahkan usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) PT Pelindo II yang digalang oleh Komisi III DPR.

Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin yang membacakan usulan pembentukan Pansus Pelindo II mengatakan, Pansus tersebut akan terdiri dari lintas Fraksi yang memandang perlunya pengusutan dugaan korupsi dan pelanggaran hukum yang terjadi di PT Pelindo II.

"Komisi III DPR telah menggelar rapat pleno membahas pembentukan Pansus dan telah mengirimkan surat ke pimpinan DPR dan telah disetujui dan dilanjutkan pada 5 Oktober untuk mendapatkan persetujuan di paripurna," kata Aziz dalam pemaparannya, Senin (5/10).

Selain untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang terjadi di PT Pelindo II, Pansus Pelindo II nantinya akan memberikan rekomendasi ke pihak kepolisian maupun penegak hukum lainnya untuk menindaklanjuti temuan dari Pansus ini.

"Pansus akan memberikan rekomendasi ke Polri dan penegak hukum lainnya untuk mengurai yang terjadi di Pelindo II. Seluruh fraksi telah menyetujui usulan Pansus untuk dibawa ke sidang paripurna," kata Aziz.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang memimpin rapat paripurna ini lalu menanyakan kepada anggota DPR yang hadir apakah menyetujui Pansus Pelindo II dibentuk.

"Apakah kita dapat menyetujui usulan pembentukan Pansus Pelindo?" tanya Fahri ke Anggota Dewan.

"Setujuuu!" jawab anggota dewan kompak.

Setelah mendengar persetujuan dari anggota dewan tersebut, Fahri lalu mengetuk palu tanda bahwa Pansus Pelindo telah resmi mendapatkan persetujuan untuk dibentuk. Lalu, Fahri pun meminta kepada 10 Fraksi yang ada di DPR untuk menunjuk tiap anggotanya sebagai Anggota Pansus Pelindo.

"Setelah disetujui, maka kami minta seluruh fraksi menyerahkan nama-nama yang akan ditunjuk sebagai Anggota Pansus untuk disahkan pada paripurna mendatang," tukasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP