Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Segelintir warga Padang tak tahu adanya gerhana matahari total

Segelintir warga Padang tak tahu adanya gerhana matahari total Gerhana matahari di jakarta. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Prediksi adanya fenomena alam gerhana matahari total pada bulan maret 2016 sudah bergaung sejak jauh-jauh hari, bahkan dari beberapa tahun lalu. Mendekati harinya, sejumlah pihak pun berlomba-lomba mempersiapkan diri untuk menyaksikan peristiwa yang langka tersebut.

Sayangnya, hal itu tak dialami segelintir warga Kota Padang, Sumatera Barat. Beberapa orang mengaku tak tahu menahu adanya gerhana matahari pada hari ini.

"Sedari tadi saya hanya berpikir untuk menebar benih saja, tidak tahu ada gerhana matahari hari ini," ujar salah seorang petani Saifuddin (62) di Padang, Selasa (9/3) seperti dilansir Antara.

Saifuddin mengaku dirinya sibuk bertani, sehingga tidak memperhatikan informasi yang berkembang. Namun, ia tak menepis sempat mencuri dengar saat berkumpul dengan teman namun tidak tahu waktu terjadinya secara pasti.

"Saya mendengar akan terjadi gerhana matahari namun tidak tahu waktunya," tuturnya.

Selain itu, ujarnya, tidak satupun anggota keluarganya yang mengetahui informasi tepat adanya gerhana matahari tersebut dan dia juga mengaku tidak menonton televisi atau mendengarkan radio. "Saya hanya tinggal bersama istri dan satu orang anak saya, keduanya juga tidak tahu waktu terjadi gerhana," sebutnya.

Hal senada juga diungkapkan Mak Enggak (62) warga lainnya. Ia mengaku baru mengetahui adanya gerhana matahari total setelah menonton program berita di televisi. "Saya tidak pernah berpikir akan ada gerhana matahari hari ini, mungkin tidak akan tahu jika tadi tidak menonton televisi," katanya.

Meskipun demikian, dia bersyukur masih bisa menyaksikan gerhana matahari total yang terjadi di Bangka Belitung meski hanya melalui televisi.

Sedangkan salah satu siswa Yander (16) mengaku lupa kalau gerhana matahari datang hari ini. "Saya pikir itu terjadi besok, telah melewatkan fenomena langka tersebut," lanjutnya.

Beda halnya dengan Hasan Basri. Pria berusia 70 tahun mengaku adanya peristiwa gerhana matahari lantaran salah satu anggota keluarganya yang menonton televisi. "Saya pikir matahari sakit, ternyata ada gerhana," tambahnya setelah mendapat informasi dari putrinya.

Di Padang, beberapa pimpinan daerah bersama warga melakukan shalat gerhana matahari berjamaah yang berpusat pada beberapa mesjid dan Mushalla.

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa peristiwa gerhana merupakan ketetapan Allah yang mengandung pengertian untuk bersyukut atas karuniaNya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP