Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seekor gajah ditemukan tewas di kebun warga, diduga keracunan pupuk

Seekor gajah ditemukan tewas di kebun warga, diduga keracunan pupuk Gajah tewas. ©REUTERS/Philimon Bulawayo

Merdeka.com - Gajah jantan kembali ditemukan tewas di kawasan perkebunan warga di Dusun Pucok Turue, Gampong Turue Cut, Kecamatan Mane, Pidie, Aceh. Saat ini petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sedang melakukan identifikasi.

Hewan berbadan besar itu ditemukan tewas oleh warga, Selasa 17 November 2015 sekira pukul 20.00 WIB. Saat ditemukan, sekitar 100 meter dari lokasi ditemukan gajah tewas ada tumpukan karung pupuk untuk padi.

Pupuk tersebut saat ditemukan sudah berantakan. Diduga berantakannya pupuk tersebut akibat dimakan oleh hewan yang dilindungi ini. Sehingga diduga tewasnya gajah ini akibat keracunan setelah memakan pupuk padi tersebut.

Kepala BKSDA Aceh, Genman Suhefti Hasibuan membenarkan kembali ditemukan gajah tewas di Kecamatan Mane, Pidie. Dugaan sementara tewasnya gajah jantan usia 6 tahun ini karena keracunan.

"Dugaan sementara karena keracunan, karena sekitar gajah tewas ditemukan tumpukan pupuk padi yang sudah berserakan," katanya, Rabu (18/11) di Banda Aceh.

Katanya, saat ini petugas BKSDA Aceh sudah berada di lokasi penemuan gajah tewas untuk dilakukan autopsi. Setelah itu baru bisa dipastikan penyebab kematian gajah tersebut.

Hingga sekarang, jelasnya, kasus ketujuh ditemukan gajah tewas di Mane dengan jumlah gajah yang mati sebanyak 8 ekor. Sedangkan beberapa waktu lalu, Rabu (11/11) juga ditemukan gajah tewas di perkebunan sawit di Desa Seumanaja Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur sebanyak dua ekor. Dalam bulan November ini saja sudah ada 3 ekor gajah tewas.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP