Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sedang rapikan hijab, gadis ini tak sengaja telan jarum pentul

Sedang rapikan hijab, gadis ini tak sengaja telan jarum pentul Foto hijab. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sudah hampir dua pekan lamannya kondisi Anisa Salim (14) belum membaik. Sebab, terdapat sebuah jarum pentul bersarang di bagian saluran pernapasan, tepatnya di bronchus. Jarum tersebut tak sengaja tertelan ketika tengah membenarkan jilbab yang dikenakannya.

Insiden menimpa gadis asal Sumedang, Jawa Barat itu terjadi pada Senin 18 September 2017 lalu di sekolahnya. Saat itu Anisa yang duduk di bangku SMP tengah membenarkan jilbab disela mata pelajaran yang dilakukan.

"Saat itu lagi di sekolah. Anisa lagi membenarkan jilbabnya. Jarumnya ditahan di mulut. Tapi justru secara tidak sengaja tertelan, karena tersenggol temannya," kata Maria Salim (26), kakak Anisa saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (30/9).

Kejadian tak terduga itu langsung ditindaklanjuti dengan membawa Anisa ke puskesmas setempat dan kemudian dirujuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang. Pertolongan awal diambil, tapi memang ternyata benda tipis dan tajam itu sudah terlanjur masuk ke dalam tubuhnya. Jarum itu bersarang hingga saat ini.

jarum pentul tertelan oleh gadis bandung

Jarum pentul tertelan oleh gadis Bandung ©2017 Merdeka.com

Menurutnya, RSUD Sumedang juga tidak bisa mengambil tindakan lebih jauh. Keterbatasan alat membuat Anisa harus kembali dirujuk. Saat ini, pasien sudah dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. "Ini sudah berada di RSHS sejak kemarin Rabu (27 September)," imbuhnya.

Dia melanjutkan, Anisa sudah dirawat di ruang perawatan umum. Saat ini Anisa masih menanti keputusan apakah akan ditindaklanjuti dokter bagian THT atau bedah. "Kita masih tunggu jadwal dokter bedah. Tapi ini menunggu dulu dari THT. Belum ada kepastian sampai saat ini," jelasnya.

Kondisi adiknya tersebut lanjut dia masih terlihat baik-baik saja. Tapi sesekali pernapasannya terganggu karena jarum yang bersemayam di tubuhnya cukup menghambat. "Masih normal. Tapi memang sesekali agak terhambat," imbuhnya seraya menyebut Anisa sudah hampir dua pekan tidak mengikuti pelajaran di sekolah.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP