Sedang BAB dari atas kapal, Junaedi tenggelam di Sungai Mahakam
Merdeka.com - Nahas dialami Junaedi (37), warga Loa Janan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang juga ABK kapal paser 02. Dia dilaporkan terjatuh dan tenggelam di Sungai Mahakam, kawasan kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Kamis (24/3) malam, saat sedang buang air besar (BAB).
Tim SAR gabungan sampai saat ini masih mencari Junaedi. Dari keterangan rekan korban, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. Saat itu, Junaedi tengah berada di atas kapal buat BAB. Diduga, gelombang besar Sungai Mahakam membuat kapal kayu buat menambang pasir sungai itu goyang.
"Korban jatuh ke dalam Sungai Mahakam," kata Kasi Operasional Basarnas Kantor SAR Balikpapan, Mujiono, kepada merdeka.com, Jumat (25/3).
Upaya pencarian korban sesaat pascakejadian dilakukan rekan korban tidak membuahkan hasil. Peristiwa itu akhirnya dilaporkan ke kepolisian, yang kemudian sampai ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Samarinda, Syahbandar Samarinda, serta Tagana.
"Enam anggota Basarnas tim SAR perairan dari Balikpapan bawa rubber boat (perahu karet) langsung berangkat tadi pagi, dan sekarang sudah di lokasi melakukan pencarian korban," ujar Mujiono.
Arus bawah permukaan Sungai Mahakam dikenal sangat deras. Selain membawa perahu karet, tim Basarnas juga membawa peralatan selam dan marine detector, yang digunakan buat mendeteksi kecepatan arus dan kedalaman bawah permukaan perairan.
"Iya benar, untuk arus bawah Sungai Mahakam memang dikenal berarus deras," terang Mujiono.
Tim SAR gabungan, selain Basarnas, juga ikut bergabung Polair Polda Kaltim, BPBD Samarinda, Tagana, Polsek Kawasan Pelabuhan, melakukan pencarian dimulai dari lokasi kapal. Masyarakat setempat juga bergerak mencari menggunakan perahu motor.
"Kami masih melakukan penyisiran sungai, menelusuri arus sungai untuk mencari korban Junaedi," tutup Mujiono. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya