Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum wafat Mbah Gotho minta dibelikan peti mati baru

Sebelum wafat Mbah Gotho minta dibelikan peti mati baru Mbah Gotho wafat. ©2017 Merdeka.com/Arie Soenaryo

Merdeka.com - Mbah Gotho alias Suparman alias Sodimejo manusia tertua di dunia meninggal di usia 146 tahun, Minggu (30/4) petang. Jenazah pria kelahiran Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Sragen tersebut akan dikebumikan di Makam Tanggung, Desa Plumbon, Senin (1/5).

Sebelum meninggal, Mbah Gotho mempunyai beberapa pesan kepada cucunya. Terutama kedua cucu yang selama ini merawatnya, pasangan Suryanto (47) dan Suwarni (44).

"Simbah sebelum sakit itu pesan. Kabeh putu-putuku ya, nek sewayah-wayah aku dipundhut, ikhlasno ya (Semua cucuku, kalau sewaktu-waktu saya dipanggil, relakan ya)," ucap Suryono menirukan kakeknya, saat ditemui merdeka.com di rumah duka, Senin (1/5).

Selain pesan tersebut, Mbah Gotho juga minta agar dibelikan peti mati yang baru, bukan peti mati yang telah disiapkannya sejak lama. Sedangkan batu nisan yang telah dibeli tahun 1992, hari ini juga akan di pasang diatas makam Mbah Gotho.

"Kita disuruh beli peti yang baru, karena yang lama sudah rusak. Kalau kijing (batu nisan) nanti langsung dipasang," ucap dia.

Istri Suryanto, Suwarni menambahkan, menjelang kematian Mbah Gotho, tak ada firasat apapun dari anggota keluarga. Keluarga juga sudah siap menerima apapun terlebih jika Mbah Gotho dipanggil Yang Kuasa.

"Tidak ada firasat apa-apa mas. Kami semua sudah ikulas menerima. Ini jalan terbaik bagi simbah," pungkas Suwarni. (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP