Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saksi dengar keributan di TKP penemuan mayat wanita di Semarang

Saksi dengar keributan di TKP penemuan mayat wanita di Semarang Mayat wanita di Semarang. ©2014 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Enam hari sebelum mayat wanita tanpa identitas di Jalan Nogososro 64 Perumnas Tlogosari, Kelurahan Tlogosari Lor, Kecamatan Pedurungan, Semarang, ditemukan sempat terdengar suara keributan dan gaduh di dalam rumah. Keributan itu didengar oleh Rizal Praditia (20), saksi yang saat itu sedang menonton pertandingan bola sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya, Rizal menyangka suara keributan itu datang dari kamar salah seorang kakaknya.

"Ada suara ribut dan mak 'bug'. Saya kira suara kakak saya. Tapi setelah saya cek di kamar kakak saya masih dalam kondisi tidur. Ternyata suara itu dari rumah sebelah (tempat penemuan mayat)," ungkap Rizal saat di lokasi, Senin (24/3).

Keterangan saksi Rizal menjadi dasar petugas Resmob Polrestabes Semarang membawa tiga orang saksi penghuni rumah. Ketiganya adalah, Kemi (40), Wandi (adik Kemi) yang berprofesi tukang batu dan seorang lagi seorang penjaga malam di rumah yang sudah setahun ditinggal pemiliknya ke Kalimantan itu.

Apalagi, di dalam rumah ditemukan bekas galian lubang beserta cangkul yang diduga dibuat pelaku untuk menguburkan korban yang berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 16 tahun sampai 20 tahun itu. Ada juga bercak darah di tembok berbentuk tangan serta terdapat percikan di kaos yang dipakai Kemi saat itu. Ketiganya masih menjalani pemeriksaan terkait kasus tersebut.

Saksi mata Rizal mengatakan Kemi, sejak sebulan yang lalu pulang ke rumahnya yang ada di Grobogan, Purwodadi. "Pak Kemi sudah sebulan yang lalu pulang ke Purwodadi. Tapi tadi balik kesini dan mau mandi. Tapi karena tidak ada air membuka tandon air dan menemukan mayat itu di dalamnya posisinya kaki atas dan kepala di bawah," jelasnya.

Namun demikian, polisi tidak begitu percaya dengan keterangan saksi mata Rizal yang rumahnya berhimpitan dan bersebelahan di rumah TKP penemuan mayat wanita di dalam bak penampungan air.

Wanita yang tewas itu berciri-ciri tinggi sekitar 155 sentimeter, berambut lurus sebahu, memakai kaos lengan panjang warna ungu terong dan bercelana jeans 'legging' (ketat) biru itu masih dalam proses identifikasi dan otopsi di Kamar Jenasah RSUD Kariadi Semarang. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP