Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum tewas, Bripka Taufik sempat mengigau almarhum ibunya

Sebelum tewas, Bripka Taufik sempat mengigau almarhum ibunya Ilustrasi Polisi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Keluarga seolah punya firasat yang mengatakan bahwa anggota Polsek Senen, Bripka Taufik akan meninggalkan mereka. Kaka Bripka Taufik, Gunawan menceritakan, sepekan sebelum melakukan penggerebekan bandar narkoba di RT 12/04 Kel Kebon Manggis Kecamatan Matraman Jakarta Timur, Taufik mengalami sakit tifus.

Saat sakit, Taufik beberapa kali mengigau menyebutkan nama ibunya yang sudah meninggal, Hj. Rokayah. "Aa (kakak) Taufik sempat mengalami mengigau ibunya. Taufik mengigau 'Ibu lagi dimana? Ibu lagi dimana?'. Kayak merasa ibunya minta ditemenin," cerita Gunawan saat ditemui merdeka.com di rumah duka Asrama Polri Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (19/1).

Tidak hanya itu, keponakan Taufik yaitu Varel (14) sempat didatangi HJ Rokayah. "Waktu itu keponakan saya dan Pak Taufik melihat sosok Ibu (nenek Varel). Katanya 'Om aku lihat nenek ngikutin aku terus'," kata Taufik menirukan keponakannya.

Dari pantauan merdeka.com, jenazah Bripka Taufik tiba di rumah duka di Asrama Polri, Jalan Kran RT 09/09 Nomor 21, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat. Keluarga menggelar tahlilan.

Untuk diketahui, Bripka Taufik ditemukan tak bernyawa mengapung di Kali Banjir, Kanal Barat, Jakarta Pusat, Selasa (19/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Dia terjun ke Kali Ciliwung ketika dikeroyok warga saat penggerebekan bandar narkoba di RT 12/04 Kel Kebon Manggis Kecamatan Matraman Jakarta Timur. Dua rekannya terluka parah, salah satunya mengalami luka bacok, dan rekannya yang lain tertembak.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP