Sebelum tewas, Bety pamit umroh akhir tahun ini
Merdeka.com - Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, Nur Baety alias Bety memiliki rencana pergi ke tanah suci. Dia berkeinginan untuk umroh bersama Vera, teman semasa kuliahnya di IISIP Jakarta dulu.
Namun rencana itu kini hanya tinggal kenangan, karena Bety sudah meninggalkan orang-orang terdekatnya untuk selamanya. "Dia mengajak saya untuk umroh Desember nanti" kata Vera, Minggu (19/7).
Vera mengatakan, terkait rencana itu dirinya sempat bercanda dengan Bety. Almarhum sempat mengeluhkan soal harga dollar yang naik. "Dia bilang kan sekarang dollar lagi tinggi kak. Tapi saya jawab kalau sudah niat pasti ada jalan," ungkapnya.
Vera mengaku sangat sedih mendengar kabar duka ini. Karena banyak rencana dia bersama Bety yang belum terlaksana selain umroh. "Dia juga ingin sekali main ke rumah saya di Yogja. Rencananya habis lebaran kami mau ke Yogja," kenangnya.
Seperti diketahui, Bety yang berprofesi sebagai wartawati lepas ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Perumahan Gaperi RT 001/009, Kedung Waringin, Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Tidak ada yang mengetahui Bety sudah tewas sejak lama di dalam rumah. Tetangga pun tidak menyangka kalau wanita lajang itu ditemukan tak bernyawa di dalam rumah. Diduga Bety tewas akibat dibunuh.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya