Sebelum teror Solo, 6 pria misterius kerap mendaki Merbabu
Merdeka.com - Kawasan Gunung Merbabu yang berada di perbatasan, Kabupaten Magelang, Boyolali dan Kabupaten Semarang (Salatiga) dijadikan tempat latihan menembak kelompok teroris Solo. Petugas Base Camp Pendakian Gunung Merbabu, Subari, mengatakan enam orang mencurigakan kerap mendaki ke atas gunung itu.
"Mereka menolak ketika saya minta untuk mendaftar. Kedatangan mereka sekitar sebulan yang lalu sekitar seminggu sebelum teror penyerangan tiga di Pospam Lebaran Solo meletus dan itu pas awal-awal puasa. Mereka malah berkumpul di musala dekat sini," ungkap Subari kepada merdeka.com, Selasa(11/9).
Menurutnya, rombongan itu membawa empat ransel besar, salah satunya mirip ransel tentara. "Ingat saya sudah satu bulan lebih, karena selama kurang lebih sebulan ini tidak ada pendaki yang mencurigakan datang ke sini," ujarnya.
Pihaknya telah mendapat perintah dari polisi untuk mencatat setiap identitas para pendaki. Sebab, kawasan itu diduga menjadi tempat latihan menembak para teroris.
"Kewaspadaan harus terus kami lakukan menyusul adanya informasi latihan penembakan yang dilakukan terduga teroris di Gunung Merbabu," ungkapnya.
Petugas Polres Boyolali melakukan penelusuran terkait informasi dari Mabes Polri soal adanya kelompok teroris Solo yang menggelar latihan menembak di pos 2 Pendakian Gunung Merbabu atau sekitar Batu Tulis yang berada di kawasan lereng gunung itu.
Untuk mencapai lokasi latihan menembak, kelompok teroris itu tidak melewati empat jalur pendakian resmi yang ada, alias menggunakan jalur tikus. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya